Video Viral Dugaan Pungli Emak-emak di Bantar Gebang Resahkan Supir Truk

Redaktur author photo
Salah satu emak-emak yang diduga melakukan pungli dalam video.

inijabar.com, Kota Bekasi - Beredarnya video dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan sejumlah ibu-ibu di Gang Lurah, samping Kantor Kelurahan Sumur Batu, Bantar Gebang, memicu keresahan para supir truk sampah.

Terlihat ibu-ibu meminta sejumlah uang kepada supir truk sampah, yang melintas menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sumur Batu. Diduga pungutan yang diminta bervariasi, mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 50.000 per truk.

Salah seorang supir truk sampah yang enggan disebutkan identitasnya, mengaku keberatan dengan praktik pungli tersebut. Namun, mereka terpaksa membayar agar kendaraannya bisa melintas. Aksi pungli tersebut diduga telah berlangsung sejak dua pekan lalu hingga kini.

"Kalau tidak bayar, kami tidak diizinkan lewat gang itu. Padahal itu jalan menuju TPA. Kami supir juga cari makan, masa diperas begini," ujar supir tersebut saat dikonfirmasi, Senin (27/1/2026).

Dia menjelaskan, para supir sangat dirugikan dengan adanya pungli ini. Setiap hari mereka harus melewati gang tersebut untuk membuang sampah ke TPA, sehingga pungutan yang dilakukan hampir setiap hari membuat pendapatan mereka berkurang.

Para supir berharap, pihak berwenang segera turun tangan menindak tegas pelaku pungli. Mereka meminta Polres Metro Bekasi, Wali Kota Bekasi, Gubernur Jawa Barat, hingga Polda Metro Jaya untuk mengambil langkah konkret agar praktik pungli ini tidak terulang kembali.

"Kami minta tolong Pak Wali Kota, Pak Gubernur, dan Polisi untuk menindak tegas para pelaku. Jangan sampai ini terus terjadi dan merugikan kami," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kelurahan Sumur Batu dan Polres Metro Bekasi, belum memberikan tanggapan terkait dugaan pungli yang viral tersebut. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini