![]() |
| KDM menemui warga yang motornya dicuri |
inijabar.com, Subang – Kasus pengeroyokan terhadap dua terduga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Kabupaten Subang terus menyita perhatian publik. Delapan warga yang kini berstatus tersangka diketahui mendapat dukungan langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Salah satu tersangka mengaku merupakan korban pencurian motor yang aksinya berujung pada pengeroyokan. Ia menyatakan telah memenuhi panggilan pemeriksaan di Polres Subang untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.
Hingga saat ini, kedelapan tersangka tidak ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor. Meski demikian, proses hukum tetap berjalan.
Dedi Mulyadi menegaskan pihaknya akan memberikan pendampingan, termasuk menyiapkan pengacara untuk mendampingi para tersangka selama proses hukum berlangsung.
Seperti diketahui, delapan tersangka tersebut sebelumnya telah diamankan oleh Polres Subang. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (7/2/2026) dini hari.
Tim Unit Jatanras Satreskrim Polres Subang bersama jajaran Polsek Purwadadi melakukan penyisiran di Desa Wanakerta sejak pukul 01.00 WIB hingga 04.30 WIB. Para terduga pelaku diamankan dari rumah masing-masing.
Kedelapan orang itu diduga memiliki peran aktif dalam aksi pengeroyokan terhadap dua terduga pelaku curanmor. Akibat aksi brutal tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu lainnya masih menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis di RSUD Ciereng.
Kasus ini kembali memantik perdebatan publik soal aksi main hakim sendiri dan batas antara pembelaan diri, emosi massa, serta konsekuensi hukum yang mengikutinya.(*)




