Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Pamit dari PPP Berlabuh ke Gerindra?

Redaktur author photo
Bupati Sumedang yang juga kader PPP Dony Ahmad Munir

inijabar.com, Sumedang– Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, resmi menyatakan mengundurkan diri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Kamis (12/2/2026). Keputusan tersebut disebut telah melalui proses panjang dan pertimbangan matang.

Dony menegaskan, langkah itu bukan keputusan mendadak. Ia mengaku telah melakukan komunikasi internal dengan jajaran pengurus partai di berbagai tingkatan selama kurang lebih satu setengah tahun terakhir sebelum akhirnya memutuskan mundur.

Pengunduran diri Dony dari PPP langsung memicu spekulasi arah politiknya ke depan. Sejumlah sumber politik lokal menyebut, peluang Dony merapat ke Partai Gerindra semakin terbuka lebar, meski hingga kini belum ada pernyataan resmi terkait kepindahan tersebut.

Dony mengaku kepindahan dari PPP bukan untuk pribadinya, bukan untuk golongannya semata, bukan untuk keluarga, namun untuk kemaslahatan semua rakyat Sumedang.

Dony Ahmad Munir menghibahkan dirinya untuk Sumedang. Apapun yang mungkin untuk kesejahteraan rakyat Sumedang akan dia lakukan selama caranya juga baik dan maslahat. 

"Iya, tujuan baik untuk kepentingan lebih besar, kemanfaatan lebih luas, kemajuan kesejahteraan Sumedang, begitu intinya," ujar Dony,

Secara politik, langkah Dony dinilai strategis. PPP dalam beberapa tahun terakhir mengalami dinamika internal dan penurunan perolehan suara di sejumlah daerah. Sementara itu, Gerindra pasca-Pemilu 2024 justru mengalami penguatan signifikan di tingkat nasional maupun daerah.

Jika benar bergabung dengan Gerindra, posisi Dony berpotensi semakin kuat dalam konfigurasi politik Jawa Barat. Apalagi, Gerindra memiliki jaringan struktur partai yang solid serta kedekatan dengan kekuasaan nasional.

Pengamat politik lokal menilai, perpindahan tersebut bukan sekadar manuver personal, melainkan bagian dari penyesuaian peta koalisi menjelang kontestasi politik berikutnya. Dengan statusnya sebagai kepala daerah aktif, pilihan partai akan sangat menentukan dukungan politik dan keberlanjutan kariernya.

Di sisi lain, kepergian Dony menjadi pukulan bagi PPP di Sumedang. Sebagai kader sekaligus kepala daerah, Dony selama ini menjadi representasi kekuatan partai di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari Dony Ahmad Munir terkait partai tujuan setelah keluar dari PPP. Namun dinamika yang berkembang menunjukkan arah politik Bupati Sumedang itu tengah memasuki babak baru.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini