![]() |
| Gubernur Jabar Dedi Mulyadi saat tiba di Majalengka |
inijabar.com. Majalengka – Peringatan Hari Jadi ke-186 Kabupaten Majalengka berlangsung khidmat di Pendopo Bupati Majalengka, Rabu (11/2/2026). Sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya Jaksa Agung RI Prof. ST Burhanuddin, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Perayaan tahun ini menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya Hari Jadi Majalengka diperingati pada 11 Februari 2026. Kehadiran para tokoh nasional yang merupakan putra daerah maupun memiliki kedekatan dengan Majalengka menambah semarak sekaligus makna historis peringatan tersebut.
Mengusung tema “Menapak Sejarah, Bangun Inovasi dan Kolaborasi Menuju Majalengka Langkung Sae”, peringatan tahun ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjadikan sejarah sebagai fondasi pembangunan, sekaligus mendorong inovasi dan kolaborasi lintas sektor.
Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan bahwa rangkaian kirab dan ziarah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan para pendahulu.
“Majalengka Langkung SAE tumbuh dari nilai perjuangan dan keteladanan para pemimpin terdahulu. Menghormati sejarah adalah langkah awal untuk membangun Majalengka yang sejahtera, aman, dan berkarakter,” ujar Eman.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Majalengka memiliki posisi strategis dalam pembangunan Jawa Barat, terutama dengan keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dan pengembangan kawasan Rebana.
“Majalengka harus menjadi motor pertumbuhan baru di Jawa Barat bagian timur. Dengan potensi yang dimiliki, mulai dari pertanian, industri, hingga konektivitas melalui BIJB, saya mendorong agar kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat terus diperkuat,” kata Dedi.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah percepatan pembangunan.
“Pembangunan tidak boleh mencabut akar budaya. Justru nilai-nilai kearifan lokal harus menjadi ruh dalam setiap kebijakan, agar Majalengka Langkung Sae bukan hanya maju secara ekonomi, tetapi juga kuat secara karakter,” tambahnya.
Peringatan HUT ke-186 ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Majalengka yang lebih inovatif, kolaboratif, dan berdaya saing di tingkat regional maupun nasional.(*)




