![]() |
| Ketua Komunitas Doer Voer |
inijabar.com, Ciamis – Ketua Komunitas Doer Voer, Rusna menyinggung dinamika politik di Kabupaten Ciamis terkait kekosongan jabatan Wakil Bupati. Ia menyatakan kesiapannya jika diberi amanah untuk mengisi posisi tersebut.
“Saya siap jika dipercaya menjadi Wakil Bupati. Karena wakil bupati itu bukan hanya kebutuhan bupati, tetapi kebutuhan masyarakat,” tegasnya saat menggelar donor darah bersama PMI. Jumat (13/2/2026)
Rusna mendesak partai pengusung dan DPRD agar segera membentuk panitia pemilihan Wakil Bupati sesuai mekanisme yang berlaku. Ia mempertanyakan lambannya proses, padahal menurutnya Kementerian Dalam Negeri telah memberi sinyal bahwa pengisian jabatan dapat dilakukan sesuai aturan.
“Jangan seolah-olah masyarakat yang disalahkan. Mekanismenya ada di dewan untuk membentuk panitia. Apa yang memperlambat?” ujarnya.
Ia menilai kekosongan jabatan Wakil Bupati berdampak pada jalannya birokrasi, pertumbuhan ekonomi, dan berbagai sektor pelayanan publik di daerah.
Rusna berharap partai pengusung dan unsur legislatif segera berkomunikasi dengan pemerintah daerah agar proses pengisian jabatan Wakil Bupati dapat dipercepat demi kepentingan masyarakat
Selain itu Rusna juga menjelaskan, bersama PMI Ciamis terus menggencarkan aksi donor darah untuk membantu ratusan anak penyandang talasemia di Kabupaten Ciamis. Dia, menyebut sedikitnya ada sekitar 300 anak talasemia yang bergantung pada ketersediaan darah secara rutin.
Menurut Rusna, kegiatan donor darah sengaja digelar menjelang dan selama bulan Ramadan untuk mengantisipasi krisis stok darah yang kerap terjadi setiap tahun.
“Di bulan Ramadan biasanya terjadi kekurangan darah. Maka kami sengaja menggelar kegiatan di awal puasa dan juga mengajak masyarakat untuk donor mendekati waktu magrib,” ujar Rusna.
Ia meminta dukungan media untuk turut mengajak masyarakat melakukan donor darah, baik sebelum maupun saat Ramadan, demi menjaga ketersediaan stok bagi pasien yang membutuhkan, terutama anak-anak talasemia.
Rusna menegaskan, komunitas Doer Voer hanya memfasilitasi kegiatan sosial tersebut dan selama ini mendapat dukungan dari pemerintah daerah serta para ASN.
“Kami komunitas kecil, hanya memfasilitasi. Alhamdulillah didukung pemerintah dan ASN,” ujarnya. Jumat (13/2/2026)
Di sisi lain, Rusna juga menyinggung dinamika politik di Kabupaten Ciamis terkait kekosongan jabatan Wakil Bupati. Ia menyatakan kesiapannya jika diberi amanah untuk mengisi posisi tersebut.
“Saya siap jika dipercaya menjadi Wakil Bupati. Karena wakil bupati itu bukan hanya kebutuhan bupati, tetapi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Rusna mendesak partai pengusung dan DPRD agar segera membentuk panitia pemilihan Wakil Bupati sesuai mekanisme yang berlaku. Ia mempertanyakan lambannya proses, padahal menurutnya Kementerian Dalam Negeri telah memberi sinyal bahwa pengisian jabatan dapat dilakukan sesuai aturan.
“Jangan seolah-olah masyarakat yang disalahkan. Mekanismenya ada di dewan untuk membentuk panitia. Apa yang memperlambat?” ujarnya.
Ia menilai kekosongan jabatan Wakil Bupati berdampak pada jalannya birokrasi, pertumbuhan ekonomi, dan berbagai sektor pelayanan publik di daerah.
Rusna berharap partai pengusung dan unsur legislatif segera berkomunikasi dengan pemerintah daerah agar proses pengisian jabatan Wakil Bupati dapat dipercepat demi kepentingan masyarakat.(diki)




