![]() |
| Konferensi pers HI Avenue bersama stakeholder terkait. |
inijabar.com, Kota Bekasi - Kota Bekasi kini memiliki pusat perbelanjaan bertenaga surya. HI Avenue resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap on-grid berkapasitas 1.015,04 kWp, menjadikannya salah satu mal dengan instalasi PLTS atap terbesar di Kota Bekasi.
Transformasi energi bersih di pusat perbelanjaan keluarga itu diproyeksikan mampu menghasilkan lebih dari 1,3 juta kWh energi per tahun. Dampak lingkungannya setara dengan penurunan emisi karbon dioksida (CO₂) sekitar 1,2 juta kilogram per tahun, atau setara dengan penyerapan karbon oleh lebih dari 15.000 pohon.
"Sebagai pusat perbelanjaan yang beroperasi di tengah dinamika Kota Bekasi, HI Avenue memandang keberlanjutan sebagai kebutuhan strategis," ujar Direktur Utama PT Pro Alpine Utama, Stepvensen, saat peresmian, Rabu (11/2/2026).
Stepvensen mengatakan, implementasi PLTS atap merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam mengelola gedung perbelanjaan secara bertanggung jawab, sekaligus mendukung ketahanan energi nasional dan percepatan transisi energi bersih di Indonesia.
"Kami ingin memastikan aktivitas berbelanja dan berkumpul di pusat perbelanjaan, dapat berlangsung secara efisien dan ramah lingkungan," kata Stepvensen.
Pada momentum peresmian, digelar demonstrasi pemantauan performa sistem PLTS secara real-time, yang menampilkan data langsung kontribusi energi surya terhadap kebutuhan listrik HI Avenue.
"PLTS atap HI Avenue menggunakan 1.824 panel surya yang terpasang di area seluas 6.870 meter persegi. Sistem ini diperkirakan mampu memproduksi 3.700 kWh per hari atau sekitar 26 persen dari total pasokan listrik mal," jelasnya.
Instalasi PLTS ini terdiri dari tiga komponen utama. Pertama, PV Module (panel surya) yang menangkap energi matahari dan menghasilkan listrik arus searah (DC). Kedua, Solar Inverter yang mengonversi listrik DC menjadi arus bolak-balik (AC) untuk operasional pusat perbelanjaan.
Ketiga, Zero Export System yang memastikan energi surya dimanfaatkan langsung di dalam mal dan tidak mengalir kembali ke jaringan PLN, sehingga turut mendukung stabilitas jaringan. Seluruh performa sistem dipantau secara real-time melalui power meter dan sistem monitoring terpusat.
Dalam pemasangan instalasi PLTS atap, HI Avenue bekerja sama dengan Xurya Daya Indonesia sebagai penyedia solusi energi surya, yang merupakan pionir skema sewa PLTS tanpa biaya awal (zero upfront cost) di Indonesia, dengan dukungan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT).
Sementara itu, Vice President Operations Xurya Daya Indonesia, Philip Effendy, menyampaikan implementasi PLTS atap di HI Avenue, menunjukkan energi surya dapat diterapkan secara praktis pada gedung perbelanjaan, dan dimanfaatkan langsung untuk mendukung kebutuhan operasional sehari-hari.
"Dengan dukungan sistem monitoring real-time, pemanfaatan energi surya dapat dipantau dan dioptimalkan secara berkelanjutan," ungkap Philip.
Ia berharap, inisiatif tersebut dapat mendorong pengelola properti lain, untuk mengambil peran aktif dalam transisi energi dan pengelolaan gedung yang lebih berkelanjutan.
"Kehadiran PLTS atap di HI Avenue diharapkan dapat menjadi contoh, bagi pusat perbelanjaan lain di Indonesia untuk beralih ke energi bersih, dan berkontribusi nyata dalam penurunan emisi karbon nasional," pungkasnya. (Pandu)




