![]() |
| Kajari Kota Bekasi Sulvia Triana Hapsari |
inijabar.com, Kota Bekasi- Meski belum lama menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi. Namun Sulvia Triana Hapsari punya pandangan sendiri tentang Kota Bekasi yang akan memasuki usia ke 29 tahun.
Sulvia Triana Hapsari, menegaskan komitmen institusinya untuk terus mendukung Pemerintah Kota Bekasi dalam menjalankan pembangunan sekaligus menjaga tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Menurut dia, momentum hari jadi Kota Bekasi bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi seluruh elemen pemerintahan untuk terus meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.
“Momentum HUT Kota Bekasi ke-29 ini tentu menjadi refleksi bersama bagi kita semua, bagaimana pembangunan yang sudah berjalan dapat terus ditingkatkan serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ucapnya Jumat (6/3/2026)
Sulvia mengatakan, Kejaksaan Negeri Kota Bekasi siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Bekasi dalam memastikan berbagai program pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kejaksaan tidak hanya berfungsi sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pemerintah daerah. Kami siap memberikan pendampingan hukum agar program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari,” jelasnya.
Sulvia juga mengatakan, pendampingan hukum yang dilakukan kejaksaan merupakan bagian dari upaya pencegahan, sehingga setiap kebijakan maupun program pemerintah dapat dilaksanakan secara hati-hati, transparan, serta sesuai dengan aturan perundang-undangan.
“Pendampingan hukum ini penting sebagai langkah pencegahan, agar setiap program pemerintah dapat berjalan dengan baik, transparan, serta terhindar dari potensi pelanggaran hukum,” terangnya.
Sulvia juga menyoroti pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran serta pelaksanaan program pembangunan daerah. Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang baik akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik yang diterima masyarakat.
“Dengan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel, maka pembangunan yang dilakukan akan lebih efektif dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Sulvia menekankan bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dan profesional.
“Kami berharap sinergi antara Kejaksaan dengan Pemerintah Kota Bekasi dapat terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran,” ucap Sulvia.
Ia juga mengajak seluruh pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga dan mendukung kemajuan Kota Bekasi agar terus berkembang menjadi kota yang maju dan berdaya saing.
“Kemajuan sebuah daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat. Karena itu, kami berharap semua pihak dapat bersama-sama menjaga dan membangun Kota Bekasi agar semakin maju,” jelasnya.
Sulvia menyampaikan harapannya agar di usia ke-29 tahun ini Kota Bekasi dapat terus berkembang, meningkatkan kualitas pembangunan, serta memberikan pelayanan publik yang semakin baik kepada masyarakat.
“Semoga di usia yang ke-29 ini Kota Bekasi semakin berkembang, semakin maju, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya,” tutupnya.(firman)




