inijabar.com, Kalimantan Barat– Sebuah video yang menampilkan keluhan dari sejumlah anak-anak terkait kondisi jalan rusak di wilayah SP 3 Bedayan, Kecamatan Sepauk, Kalimantan Barat, viral di media sosial TikTok dan menuai beragam komentar dari warganet.
Dalam video tersebut, terlihat beberapa bocah berdiri di jalan tanah yang becek dan berlumpur. Mereka menyampaikan keluhan secara spontan mengenai kondisi infrastruktur di daerahnya yang dinilai memprihatinkan.
“Kami dari Bedayan, SP 3 Kalimantan Barat Kecamatan Sepauk, ingin menyampaikan jalan kami yang licak, lecut, karena gubernur (Ria Norsan) kami itu kerjanya molor, tidur dia pingsan,” ujar salah satu bocah mengenakan kaos biru dalam video yang beredar.
Keluhan itu kemudian disambung oleh bocah lain yang turut menyoroti perhatian pemerintah terhadap masyarakat.
“Mikirin kaya sendiri, nggak mikirin masyarakat yang banyak,” timpal bocah berkaos hitam.
Tak hanya itu, salah satu anak lainnya bahkan membandingkan dengan sosok kepala daerah lain.
“Mending kang Dedi yang jadi gubernur dua bulan,” ucapnya.
Video tersebut dengan cepat menyebar luas dan menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial.
Banyak warganet yang menyoroti kondisi jalan di daerah tersebut, sekaligus menyayangkan masih adanya infrastruktur yang belum memadai di sejumlah wilayah.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait kondisi jalan yang dikeluhkan dalam video tersebut maupun tanggapan atas pernyataan yang disampaikan anak-anak tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi sorotan publik terkait pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di daerah pelosok yang masih menghadapi akses jalan yang terbatas, terutama saat musim hujan.(*)




