![]() |
| SSB Neweland FA juara 1 Piala Walikota Depok |
inijabar.com, Depok - Sekolah Sepak Bola (SSB) Newland FA berhasil meraih juara 1 usai menaklukkan Ireta FC 3-1 pada laga final Liga Jabar Istimewa (U14) Piala Wali Kota Depok Tahun 2026, di Stadion Merpati, Kota Depok, Minggu (21/6/2026).
Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Newland FA untuk mewakili Kota Depok pada kompetisi tingkat Provinsi Jawa Barat, yang selanjutnya sembari menunggu regulasi resmi dari PSSI Jawa Barat.
Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Kota Depok, Meiyadi Rakasiwi mengatakan penyelenggaraan kompetisi ini merupakan bagian dari komitmen PSSI Kota Depok dalam membangun pembinaan sepak bola usia dini yang berkelanjutan.
Dia pun menjelaskan sepanjang tahun 2026, bahwa Liga Jabar Istimewa Piala Wali Kota Depok telah sukses menyelenggarakan kompetisi kelompok usia 10 tahun, 12 tahun dan ditutup dengan kelompok usia 14 tahun.
"Sebagai laporan untuk KONI dan Pemerintah Kota, PSSI Kota Depok akan terus semangat dan tetap menjalankan program-program PSSI yang notabenenya wajib hukumnya untuk terus digelar secara berkelanjutan dan berkesinambungan," ujar Meiyadi dalam sambutannya pada penutupan Liga Jabar Istimewa (U14) Piala Wali Kota Depok 2026, di Stadion Merpati, Kota Depok, Minggu (21/6/2026).
Pembinaan sepak bola usia muda, kata dia, menjadi fondasi penting untuk mencetak pemain berkualitas yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi di masa mendatang.
Usai penyelenggaraan Liga Jabar Istimewa, kata Meiyadi, PSSI Kota Depok juga telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan, diantaranya seperti penyelenggaraan Piala Suratin kelompok usia 13 tahun dan 15 tahun, serta Liga 4 Kota Depok yang akan menjadi ajang kompetisi internal untuk menentukan perwakilan Kota Depok di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Meiyadi mengapresiasi seluruh tim yang telah berpartisipasi dalam ajang ini, seperti Citra Remaja, Persijar Jatijajar, Ireta, dan Newland. Dia menilai seluruh peserta merupakan talenta-talenta muda yang memiliki potensi besar untuk berkembang.
Dia pun berpesan untuk para pelatih dan pengurus. Agar selalu mengedepankan nilai sportivitas dalam proses pembinaan atlet muda.
"Kita tidak perlu menuntut mereka menjadi juara hari ini dengan cara-cara yang tidak sportif. Kita harus menjunjung fair play dan kejujuran, karena empat atau lima tahun yang akan datang mereka akan berada di kompetisi tertinggi di Indonesia," kata Meiyadi.
Dirinya berharap para pemain muda tersebut dapat terus berkembang hingga mampu menembus level sepak bola nasional dan menjadi bagian dari skuad Tim Nasional Indonesia di masa mendatang.
"Kita doakan mereka menjadi pemain nasional," harapnya.
Selain itu pihaknya turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kompetisi, mulai dari panitia, perangkat pertandingan, tim medis, unsur keamanan, para pelatih, pengurus klub, hingga orang tua yang terus mendampingi proses pembinaan para atlet muda.
Melalui kolaborasi seluruh elemen, dirinya berharap hal itu bisa menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pembinaan sepak bola usia dini yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan di Kota Depok. (Risky)



