Sungkeman Sampai Disemprot Damkar Warnai Pelepasan 74 Siswa SDN Jatiwaringin 1

Redaktur author photo
Para siswa lulusan SDN Jatiwaringin 1 Pondok Gede saat melakukan sungkem pada orang tua dan guru nya.

inijabar.com, Kota Bekasi – Suasana haru menyelimuti acara kelulusan dan pelepasan siswa kelas VI SDN Jatiwaringin 1, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi yang dilaksanakan di halaman sekolah tersebut pada Selasa (2/6/2026)

Meski digelar secara sederhana, kegiatan tersebut berlangsung penuh makna dan meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa, orang tua, serta para guru.

Pemberian penghargaan bagi siswa siswi SDN Jatiwaringin 1 untuk lulusan yang berprestasi 

Acara diawali dengan prosesi sungkem kepada orang tua. Dalam momen tersebut, para siswa menyampaikan rasa hormat, terima kasih, dan permohonan doa restu kepada ayah dan ibu mereka. 

Suasana emosional pun tak terhindarkan. Sejumlah siswa tampak meneteskan air mata saat memeluk orang tuanya.

Sebanyak 74 siswa kelas VI dinyatakan lulus pada tahun ajaran 2025/2026 dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kepala SDN Jatiwaringin 1, Kasmiroh, mengatakan bahwa pelepasan siswa tidak harus dilaksanakan secara mewah. Yang terpenting adalah nilai-nilai yang dapat ditanamkan kepada anak-anak menjelang mereka memasuki jenjang SMP.

"Kelulusan bukan hanya tentang berakhirnya masa belajar di sekolah dasar, tetapi juga awal dari perjalanan baru bagi anak-anak. Kami ingin mereka memiliki semangat belajar yang terus tumbuh, mandiri dalam mengambil keputusan, serta memiliki karakter dan akhlak yang baik," ujar Kasmiroh. Selasa (2/6/2026)

Semprotan petugas Damkar Kota Bekasi mengakhiri prosesi kelulusan siswa SDN Jatiwaringin 1 Pondok Gede

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan kepribadian dan karakter peserta didik.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah siswa berprestasi berupa piala sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka selama menempuh pendidikan di SDN Jatiwaringin 1.

Kasmiroh menjelaskan bahwa penentuan siswa berprestasi tidak semata-mata berdasarkan nilai akademik. Sekolah menggunakan kombinasi penilaian akademik dan sikap atau attitude siswa selama berada di lingkungan sekolah.

"Kami memberikan penghargaan berdasarkan gabungan antara pencapaian nilai dan sikap siswa sehari-hari. Prestasi akademik penting, tetapi karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan perilaku yang baik juga menjadi bagian dari penilaian," jelasnya.

Ia berharap seluruh lulusan dapat menjaga nama baik sekolah dan terus mengembangkan potensi yang dimiliki di jenjang pendidikan berikutnya.

"Kami bangga kepada seluruh siswa yang lulus tahun ini. Semoga mereka menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di masa depan," pungkas Kasmiroh.

Momen pelepasan yang berlangsung sederhana tersebut menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan, penghormatan kepada orang tua, dan pembentukan karakter tetap menjadi fondasi utama pendidikan.

Suasana haru berubah menjadi keceriaan khas anak-anak ketika petugas Damkar Kota Bekasi menyemprotkan air ke para siswa yang lulus. Keterlibatan petugas Damkar Kota Bekasi memang atas inisiatif pihak sekolah agar tidak larut dalam kesedihan dan tetap menjaga asa menatap pendidikan selanjutnya di jenjang SMP.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini