![]() |
| Ilustrasi |
inijabar.com, Garut– Festival Layang-Layang Internasional siap menjadi magnet wisata baru di Kabupaten Garut. Event yang digelar di kawasan kaki Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, berlangsung pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 dan ditargetkan mampu menarik lebih dari 20 ribu pengunjung.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, mengatakan seluruh persiapan terus dimatangkan. Festival ini akan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta mancanegara, termasuk negara-negara di kawasan Asia dan Eropa.
"Kalau target saya sih inginnya di atas 20 ribu orang selama kegiatan ini," kata Beni, Selasa (29/7/2026).
Menurut Beni, Festival Layang-Layang Internasional diyakini akan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat. Tingginya antusiasme wisatawan sudah terlihat dari meningkatnya pemesanan hotel hingga rumah warga di sekitar lokasi acara.
"Rumah-rumah penduduk juga sudah banyak yang dipesan, sudah mulai penuh dari mulai Alun-alun Cisurupan," ujarnya.
Panitia juga telah menyiapkan penyambutan peserta dari 12 negara yang tiba melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta sejak 28 Juli 2026. Seluruh peserta akan menginap di kawasan Cipanas dan pusat Kota Garut sebelum mengikuti rangkaian festival.
Dengan latar megah kaki Gunung Papandayan, Festival Layang-Layang Internasional diharapkan menjadi salah satu agenda wisata unggulan Kabupaten Garut yang mampu mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian lokal melalui sektor perhotelan, kuliner, dan usaha masyarakat.(ujang)



