inijabar.com, Kota Bekasi - Pengelolaan dan pengangkutan sampah bagi sekitar 161.000 penduduk di Kecamatan Medan Satria, terus dimaksimalkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, guna memastikan kebersihan lingkungan di empat kelurahan tetap terjaga dengan baik.
Guna menjaga kelancaran operasional harian dari Tempat Penampungan Sementara (TPS) menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) LH Medan Satria menerapkan strategi pengaturan alur angkut yang efisien.
Kepala UPTD LH Medan Satria, Dzulfiqar Khaidir Sulong, menjelaskan bahwa jajarannya berkomitmen tinggi untuk menjaga kebersihan wilayah, meski perhitungan ideal kebutuhan armada idealnya mencapai 76 unit truk.
"Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar pelayanan pengangkutan sampah tidak terganggu. Dengan armada yang ada, kami melakukan pengaturan operasional seefektif mungkin sehingga sampah masyarakat tetap bisa terangkut setiap hari," ujar Dzulfiqar saat ditemui di kantornya, Kamis (6/8/2026).
Dzulfiqar memaparkan, saat ini operasional pengangkutan sampah harian di wilayah Medan Satria, didukung oleh 18 unit truk sampah yang rutin melakukan ritase pengangkutan menuju TPST Bantargebang.
Selain truk, UPTD LH Medan Satria juga menyiagakan armada pendukung berupa dua unit kendaraan ranger, serta dua unit kendaraan operasional jenis Tata dan Hilux, untuk menunjang mobilitas para petugas di lapangan.
"Saat ini kami memiliki 18 unit truk sampah dan masing-masing melakukan ritase setiap hari. Selain truk sampah, kami juga mengoptimalkan kendaraan operasional lainnya untuk mendukung kegiatan pelayanan kebersihan," tutur Dzulfiqar.
Dengan skema pengaturan jadwal operasional yang cermat, UPTD LH Medan Satria memastikan seluruh titik TPS di wilayahnya tetap terpantau dan terlayani secara teratur. (Pandu)



