![]() |
| Festival Perahu Naga di Setu Rawakalong Cimanggis Depok |
inijabar.com, Depok – Festival Perahu Naga 2026 di Setu Rawakalong, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, sukses digelar dan menjadi magnet bagi atlet dayung dari berbagai penjuru Indonesia. Sebanyak 26 kontingen dari Jabodetabek, Jawa Barat hingga Papua ambil bagian dalam kejuaraan yang telah memasuki penyelenggaraan ke-11 tersebut.
Mengusung tema "Junjung Sportivitas Bersama Depok Maju", ajang yang diselenggarakan Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) ini mempertandingkan nomor Perahu Naga 200 meter putra-putri serta Stand Up Paddle (SUP) 200 meter putra dengan total hadiah pembinaan mencapai Rp40,5 juta.
Dewan Pembina Pengcab PODSI Kota Depok, Yeti Wulandari, mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah seperti Sorong, Karawang, Bandung Barat, Tangerang, Bekasi, dan wilayah lainnya.
Menurutnya, Festival Perahu Naga Depok kini telah berkembang menjadi ajang berskala nasional yang mendapat apresiasi dari para juri.
"Tahun ini ada sekitar 26 kontingen yang berpartisipasi. Insya Allah tahun depan akan kami gelar kembali dengan skala yang lebih besar di lokasi setu yang berbeda," ujarnya.
Yeti menjelaskan, kejuaraan ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi atlet nasional maupun internasional, tetapi juga menjadi sarana optimalisasi potensi setu sebagai pusat olahraga sekaligus destinasi wisata.
Ia berharap masyarakat ikut menjaga kelestarian Setu Rawakalong agar manfaatnya semakin luas, mulai dari menjaga ekosistem, menjadi destinasi wisata, hingga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM.
Sementara itu, Wali Kota Depok Supian Suri menilai Festival Perahu Naga memberikan dampak positif terhadap pelestarian lingkungan sekaligus memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan olahraga.
Menurutnya, kolaborasi antara Disporyata, PODSI, sponsor, Pokdarwis, dan pelaku UMKM menjadi kunci sukses penyelenggaraan festival tahun ini.
"Kami akan terus melakukan evaluasi agar ke depan pesertanya semakin banyak dari berbagai provinsi. Kami ingin Festival Perahu Naga menjadi agenda tahunan yang dinantikan para atlet dari seluruh Indonesia," kata Supian.
Ia juga menegaskan, keikutsertaan atlet muda Depok dalam kompetisi ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi Porprov Jawa Barat 2026, sekaligus mengasah mental dan kemampuan bertanding sebelum turun di ajang yang lebih tinggi.
Keberhasilan penyelenggaraan festival ini turut mendapat apresiasi dari peserta asal Papua Barat Daya, Prada Marinir Sonya Agilendra, anggota Tim Pasukan Marinir 3 Sorong yang berhasil meraih juara kedua.
Menurutnya, penyelenggaraan Festival Perahu Naga Depok berlangsung profesional dan memberikan pengalaman berharga bagi atlet dari luar daerah.
"Kami sangat berterima kasih kepada panitia dan masyarakat Depok. Jawa Barat dikenal sebagai gudangnya atlet dayung berkualitas. Ajang ini menjadi bekal penting bagi kami untuk menghadapi Kejurnas, Pra PON hingga PON," ujarnya.
Dengan semakin besarnya antusiasme peserta dan dukungan pemerintah daerah, Festival Perahu Naga Depok diyakini akan terus berkembang sebagai kalender olahraga nasional sekaligus menjadi motor penggerak wisata olahraga dan ekonomi lokal di Kota Depok.(Risky)



