![]() |
| Para siswi SmK Forward Nusantara Depok saat mengikuti LDKS di Puncak Bogor |
inijabar.com, Kabupaten Bogor — Guna mencetak generasi muda yang tangguh, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan, SMK Forward Nusantara (Fornus) Depok. Melalui Program Digipreneur School menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di kawasan Pinus Ecopark, Bogor, yang berlangsung pada 4–5 Agustus 2026.
Kegiatan yang diikuti sebanyak 110 siswa kelas X ini dirancang untuk membentuk karakter kepemimpinan sekaligus mempersiapkan regenerasi pengurus OSIS.
Dengan mengusung tema “Smart Leaders for Bright Future: Transformasi Pemimpin Muda yang Adaptif, Kritis, dan Bijak Digital,” kegiatan ini sukses memacu semangat para peserta untuk menjadi agen perubahan di era modern.
Kepala SMK Forward Nusantara, Danan Wuryanto Pramono mengungkapkan bahwa LDKS merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi salah satu bagian integral dari program Digipreneur School. Melalui program ini, sekolah berkomitmen memadukan pendidikan vokasi dengan pembentukan jiwa kewirausahaan berbasis teknologi digital.
"Di Fornus Digipreneur School, kami lebih memfokuskan pada konsep membentuk mental dan kemandirian yang kuat untuk mencetak wirausaha muda ya, khususnya bagi para siswa di sekolah ini," ujar Pramono dalam keterangan resminya, Kamis (6/8/2026).
Pramono menambahkan, di tengah kompleksitas tantangan masa depan kemampuan akademik semata tidaklah cukup. Oleh karenanya, SMK Fornus membekali para siswa dengan pelatihan komprehensif agar memiliki mental tangguh, baik selama menempuh pendidikan maupun setelah lulus nanti.
Selama kegiatan berlangsung, kata Kepsek Pramono para siswa mendapatkan berbagai materi mengenai kepemimpinan dan keterampilan yang dirancang secara menarik, diantaranya seperti Team Work Challenge untuk membangun sinergi dan kekompakan tim, Problem Solving untuk melatih kemampuan analisis kritis dalam memecahkan masalah, Public Speaking Challenge untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam berkomunikasi di depan umum, Leadership Project untuk implementasi nyata dari nilai-nilai kepemimpinan.
“Tak hanya itu dalam rangkaian LDKS itu juga para siswa diberikan sesi materi mengenai motivasi pengusaha ya, agar para siswa dapat memiliki wawasan dan praktik langsung seputar dunia kewirausahaan. Tak kalah pentingnya ada juga kegiatan ratib dan api unggun, itu juga penting karena sebagai sarana pembentukan karakter spiritual serta mempererat kebersamaan antar siswa,” pungkasnya.
Melalui penyelenggaraan LDKS ini, SMK Forward Nusantara membuktikan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada prestasi akademik. Sekolah terus mendorong siswa agar memiliki keunggulan di bidang digital entrepreneurship, bisnis, kepemimpinan, dan karakter yang berdaya saing global.
Dengan suksesnya kegiatan LDKS ini, SMK Fornus optimistis dapat mencetak lulusan yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja sebagai wirausahawan muda yang mandiri, inovatif, dan bijak digital. (Risky)



