![]() |
| Bimtek penilaian bagi 12 cabor yang dipertandingkan di Porporov 2026 |
inijabar.com, Depok - Menjelang perhelatan akbar Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat 2026, Panitia Besar (PB) PORPROV Kota Depok bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Pusdatin KONI Jawa Barat terus menggenjot berbagai persiapan matang.
Salah satu langkah yang tengah dilakukan yakni menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Games Result Management System (GRMS) bagi tim panitia Information Technology (IT) dari 11 cabang olahraga yang berstatus sebagai tuan rumah.
Ketua Umum PB PORPROV Kota Depok, Nina Suzana menyampaikan bahwa Bimtek ini difokuskan khusus untuk membahas sistem dan mekanisme penghitungan nilai scoring pertandingan. Hal ini dilakukan, kata dia mengingat pentingnya akurasi data skor yang menjadi muara dari setiap pertandingan, agar tidak ada pihak yang dirugikan.
"Scoring ini adalah muaranya pertandingan. Jangan sampai ada yang dirugikan, makanya perlu ada tim IT atau teman-teman yang paham terkait scoring di masing-masing panitia pelaksana dan venue," ujar Nina Suzana dalam keterangannya kepada awak media, Selasa (20/10/2026)
Tercatat ada 12 cabang olahraga yang dipusatkan di wilayah Kota Depok, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi. Adapun 12 cabang olahraga tersebut meliputi Bola Basket, Karate, Sepak Bola Putri, Gateball, Tarung Derajat, Menembak, Golf, Hoki (indoor dan outdoor), Sepak Bola yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, serta Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat yang turut bergabung dan Selancar Ombak di Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi.
Dalam pelaksanaannya, Nina Suzana menjelaskan data skor dari masing-masing venue pertandingan tersebut nantinya akan diinput secara online dan langsung terhubung secara terpusat dengan PB PORPROV Jawa Barat.
Sistem ini dirancang agar aliran data dapat tersambung secara otomatis dan akurat melalui koordinasi antara Panpel, Diskominfo, dan Sekretariat.
Kesiapan Venue Mendekati Tahap Akhir
Selain pemantapan sistem IT, Nina Suzana mengungkapkan persiapan fisik venue untuk masing-masing cabor juga terus dikebut dan diklaim telah mencapai sekitar 90 persen menjelang hari-H pembukaan PORPROV yang dijadwalkan pada 7 November 2026.
Menurutnya sejumlah venue seperti cabor bola basket bahkan sudah mulai melaksanakan uji coba pertandingan sejak 30 Oktober hingga 12 November 2026 mendatang. Perbaikan fasilitas pendukung seperti lapangan, rumput, hingga pemasangan papan skor LED (Scoring Board) juga terus dikebut, agar siap digunakan secara maksimal.
Pihak panitia berharap melalui bimtek intensif ini, seluruh tim IT dan panitia pelaksana dari masing-masing cabang olahraga dapat menguasai sistem pelaporan dengan baik. Sehingga pelaksanaan PORPROV Jawa Barat dapat sukses tanpa adanya kendala atau komplain terkait masalah scoring. (Risky)

