Santri Ampuh dan Tokoh Senior Ciamis Bersatu, Ada Apa?

Redaktur author photo

 

Para tokoh Ciamis berkumpul di sebuah resto di Ciamis

inijabar.com, Ciamis – Sejumlah tokoh senior dari berbagai latar belakang berkumpul di Kafe 23, Kabupaten Ciamis, Senin (2/11/2026). Pertemuan yang diinisiasi Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Ciamis bersama Santri Ampuh (Amengan Sepuh) itu menjadi langkah awal memperkuat silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi lintas profesi di Kabupaten Ciamis.

Ketua LLI Kabupaten Ciamis sekaligus Santri Ampuh, H. Akasah, mengatakan kegiatan tersebut mempertemukan jajaran penasihat dan pengurus LLI dalam suasana penuh keakraban. Dari 12 penasihat yang diundang, sejumlah tokoh hadir, di antaranya Ang Icep, Ari Brata, Ganjar, Tiwa, Haji Roni, hingga Basri yang berprofesi sebagai notaris.

Menurut Akasah, pertemuan itu bukan agenda politik, melainkan wadah mempererat hubungan antartokoh dan menyamakan persepsi untuk kepentingan sosial kemasyarakatan.

"Politik sih bagian kecil dari urusan sosial. Kita ngobrol-ngobrol saja untuk bersilaturahmi dan menyamakan persepsi," ujar Akasah.

Ia menilai keberagaman latar belakang peserta, mulai dari ulama, praktisi hukum, pengusaha hingga tokoh masyarakat, menjadi modal penting untuk membangun komunikasi yang lebih kuat demi kemajuan Kabupaten Ciamis.

Akasah berharap para tokoh lanjut usia dapat menjadi sumber inspirasi sekaligus "terminal informasi" bagi generasi muda karena memiliki pengalaman panjang dalam berbagai bidang kehidupan.

"Orang lanjut usia itu suatu saat bisa menjadi terminal informasi bagi anak-anak muda karena memiliki banyak pengalaman," katanya.

Silaturahmi Bakal Digelar Rutin

Pertemuan perdana tersebut mendapat respons positif dari seluruh peserta. Karena itu, LLI Kabupaten Ciamis bersama Santri Ampuh berencana menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin setiap satu atau dua bulan sekali.

Melalui forum tersebut, para tokoh senior diharapkan dapat terus bertukar gagasan, memberikan masukan, serta memperkuat komunikasi dalam menghadapi berbagai persoalan sosial di masyarakat.

"Intinya nanti kita akan membangun silaturahmi dengan wadah sendiri. Apakah satu bulan sekali atau dua bulan sekali, yang penting bisa dirutinkan," tutur Akasah.

Ia juga mengungkapkan bahwa Ang Icep menyambut baik gagasan tersebut. Bahkan, pertemuan berikutnya direncanakan dapat digelar di Pendopo Kabupaten Ciamis.

"Alhamdulillah, Pak Icep sudah sepakat. Nanti kita undang di Pendopo," ungkapnya.

Berlandaskan Nilai Keagamaan

Selain mempererat hubungan sosial, kolaborasi antara LLI Kabupaten Ciamis dan Santri Ampuh juga dibangun dengan berlandaskan nilai hablum minannas dan hablum minallah.

Melalui semangat tersebut, para tokoh senior diharapkan tidak hanya menjaga hubungan antarsesama manusia, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual dalam setiap kontribusi yang diberikan kepada masyarakat.

Dengan komunikasi yang terus terjalin, LLI Kabupaten Ciamis optimistis para tokoh senior dapat menjadi kekuatan moral, sumber pengalaman, sekaligus mitra strategis dalam mendukung pembangunan sosial di Kabupaten Ciamis.

Share:
Komentar

Berita Terkini