Breaking News

Soal Bayi Dilahirkan di Kamar Mandi, RS Amanda Mengaku Akan Evaluasi


INIJABAR.COM, Kabupaten Bekasi- Postingan seorang warga di media sosial yang menceritakan kondisi saat melahirkan di kamar mandi di RS. Amanda.

Pihak RS Amanda saat dikonfirmasi inijabar membenarkan adanya pasien yang melahirkan di kamar mandi RS tersebut.

Direktur RS Amanda, Rohmah mengatakan, pasien yang melahirkan di kamar mandi sangat tidak diharapkan oleh pihaknya. Untuk itu nanti pihaknya akan semaksimal mungkin akan membenahi dan mengevalusi agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

"Sebenarnya ini kejadian yang tidak kita harapkan, kita sebagai rumah sakit sebagai pelayanan masyarakat pengennya memberikan pelayanan terbaik, untuk itu kita selalu meriview dan mengevalusi. Kejadian tersebut sangat sangat tidak kita harapkan terjadi, memang terjadi seperti itu kejadian untuk itu kami akan meriveuw kedepannya terhadap pelaksana pelayanan yang kami lakukan," ucapnya ketika diwawancara oleh inijabar.com, Jumat (23/10/2018).

Dia menambahkan dengan alat medis yang terbatas pihaknya akan semaksimal mungkin melayani dan bertanggung jawab atas kejadian yang tidak diinginkan tersebut, pihaknya  pun sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga pasien untuk pemeriksaan lebih lanjut kepada istri dan anak yang baru lahir dari keluarga tersebut.

"Bayinya pun sudah diperiksa oleh dokter anak sampai kemarin mau di USG kepalanya, kami sih sudah memerintahkan jangan dilakukan karena kan USG kepala bayi tidak bisa dilakukan di tempat kami, karena kan kita punya fasilitas tidak lengkap, jadi kita bawa bayinya kerumah sakit lain yang lebih lengkap tetapi keluarganya tidak mau disitu. Tetapi kami bertanggungjawab mengenai kejadian ini." Jelasnya.

Dia berharap kejadian tersebut merupakan pembelajaran buat pihaknya agar lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Harapan saya ini kejadian pertama dan terakhir  ini menjadi momentum buat kami agar lebih meningkatkan dan perbaikan layanan," tutupnya.(mam)

Tidak ada komentar