|
Menu Close Menu

Peringati Hari Ibu, DPPPA Hantarkan 5 Penghargaan

Sabtu, 29 Desember 2018 | 10.38 WIB

INIJABAR.COM,Indramayu-Momentum peringtan Hari Ibu tingkat Kabupaten Indramayu dipenghujung tahun 2018 ini menjadi kado manis bagi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Indramayu.

Pasalnya di moment special itu, DPPPA mampu memberikan 5 penghargaan atas nama Kabupaten Indramayu. Ke-5 penghargaan tersebut yakni anugerah Parahita Ekparaya (APE) tahun 2018 sebagai kabupaten yang memiliki komitmen dalam mewujudkan kesetaraan gender pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang diserahkan langsung oleh Menteri PPPA RI Yohana Yambise beberapa waktu lalu. Kemudian penghargaan kepada Bupati Indramayu sebagai pembina terbaik pada lomba Peningkatan Perempuan menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Jawa Barat yang diserahkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, akhir pekan kemarin.

Penghargaan lainnya yakni DPPPA Kabupaten Indramayu sebagai Pembina program terbaik pada lomba P2WKSS tingkat Provinsi Jawa Barat. Kemudian menghantarkan Desa Sukagumiwang sebagai juara II kampung ramah anak kategori desa pada lomba P2WKSS tingkat Provinsi Jawa Barat. Dan, tim DPPPA sebagai operator system informasi gender dan anak (SIGA) terbaik tingkat Provinsi Jawa Barat.

Pada momentum peringatan Hari Ibu ini, DPPPA juga memberikan apresiasi kepada Puskesmas Ramah Anak sebagai upaya percepatan Kabupaten Indramayu menuju kabupaten layak anak.

Berdasarkan hasil penilaian, maka Puskesmas Karangampel sebagai peringat pertama, disusul oleh Puskesmas Terisi, dan Puskesmas Lohbener. Kepala DPPPA Kabupaten Indramayu, Lily Ulyatie mengatakan, berbagai upaya yang dilakukan tersebut merupakan ikhtiar untuk meningkatkan harkat dan martabat kaum perempuan di Indramayu serta memberikan perlindungan terhadap anak-anak.

Berbagai program dan kegiatan telah disusun untuk terus memantapkan rencana kerja agar para perempuan lebih berdaya.

“Berbagai penghargaan ini hanya sebagai media saja, tujuan utamanya adalah para perempuan bisa lebih berdaya dalam kesetaraan gender pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” tegas Lily.

Sementara itu Plt. Bupati Indramayu H. Supendi mengatakan, peringatan Hari Ibu diharapkan dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hak dan kemajuan perempuan. Di lain sisi juga memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan yang dimilikinya.

Saat ini bahkan terbukti perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara, mampu menjadi motor penggeran dan motor perubahan (agent of change).

“Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang sadar dan memahami memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki – laki. Perinsip kesetaraan yang mendasari tentang pentingnya pembagian tugas, peran, dan tanggung jawab yang seimbang antara perempuan dan laki – laki mulai dari lingkup keluarga, masyarakat, bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Perempuan dan laki – laki keduanya adalah partnership sekaligus sumber daya insani yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional,” tegas Supendi,(Sai)
Bagikan:

Komentar