|
Menu Close Menu

Kontur Tanah di Desa Barugbug Labil, Penurapan Jalan Jadi Solusi

Sabtu, 27 Juli 2019 | 10.49 WIB
Pekerja sedang melaksanakan penurapan jalan utama Kampung Bakan Jenjing Desa Barugbug Jatisari
inijabar.com,Karawang- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang realisasikan usulan masyarakat yakni penurapan Jalan Kampung Babakan Jenjing RT 02/04, Desa Barugbug, Kecamatan Jatisari.

Pelaksana pengerjaan Penurapan jalan tersebut dilaksanakan oleh CV. Tri Tangguh dengan menelan biaya anggaran yang terserap senilai Rp.193.818.000 untuk penahan tanah jalan. Dengan volume pengerjaan 117 meter dan tinggi 110 Centimeter serta voleme 147 meter dan tinggi 90 centimeter.

Penurapan jalan utama perlu dilakukan mengingat kondisi kontur tanah labil di wilayah Desa Barugbug. Jika kondisi jalan tidak dilakukan penurapan disamping jalan akan berdampak terjadinya pergeseran badan jalan.

Menurut Suhatip, Kepala Desa Barugbug Kecamatan Jatisari, Karawang, sepanjang jalan utama dari arah kantor Desa Barugbug perlu dilakukan penurapan. Agar badan jalan tidak berubah dan bergeser ke samping. Akibat kontur tanah labil.

Selain itu, adanya penurapan akan memperlancar saluran air. Apabila sudah memasuki musim penghujan nanti.

"Adanya penurapan di jalan utama Desa Barugbug sebagai langkah antisipasi bergesernya badan jalan. Sebab lokasi penurapan berada di posisi jalan utama desa yang sudah di cor,"katanya pada inijabar.com, Sabtu(26/7/2019).

Dikatakan Kades Suhatip, masih banyak badan jalan yang perlu dilakukan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di wilayah areal pertanian. Sehingga jalan ke areal pertanian di berbagai titik pesawahan kondisi jalan dan TPT serta turapnya kokoh dan kuat.

"Masih banyak yang perlu direalisasikan pembangunan fisik untuk jalan poros, Jalan Usaha Tani (JUT) yang perlu di cover anggaran keuangan Dinas PUPR Karawang,"tandasnya (dej)

Bagikan:

Komentar

<---PASNG IKLAN--->
<---PASANG IKLAN--->