|
Menu Close Menu

Kartu Sehat Berbasis NiK Dapat Dukungan Dari Parpol Baru

Senin, 16 Desember 2019 | 15.24 WIB

inijabar.com, Kota Bekasi- Jaminan kesehatan daerah kartu sehat berbasis nomor induk kependudukan (KS-NIK) Kota Bekasi sudah memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat.

Masyarakat merasa terlayani dan terpenuhi kebutuhannya ketika sakit. Kemudahan akses menjadikan program KS-NIK sangat diharapkan masyarakat Kota Bekasi. Kebijakan pelayanan kesehatan berbasis KS-NIK patut diapresiasi.

Apalagi sudah terbukti memberikan dampak postif dalam pelayanan kesehatan di Kota Bekasi. Namun amat disayangkan masih saja ada pihak-pihak yang berusaha menghalang-halangi keberlanjutan program pelayanan kesehatan berbasis KS-NIK.

Pihak-pihak yang berupaya menghambat keberlanjutan pelayanan kesehatan berbasi KS-NIK tidak memiliki empati pada penderitaan rakyat.

Keberpihakan mereka pada kesusahan rakyat patut dipertanyakan. Harusnya program ini didukung tanpa dihalang-halangi secara politik karena tujuan dari program ini menjamin pelayanan kesehatan kepada rakyat.

Ketua Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Kota Bekasi Ariyanto Hendrata mengatakan, wajar jika publik mempertanyakan rasa empati kelompok yang menghambat keberlanjutan pelayanan kesehatan daerah.

Menurutnya wajar jika masyarakat yang selama ini merasakan manfaat pelayan kesehatan daerah kepada pihak-pihak yang mengahambat keberlanjutan program tersebut.

"Persoalannya cukup sederhana. Masalah keberpihakan pada rakyat. Pelayanan kesehatan daerah ini murni bentuk keberpihakan kepada jaminan layanan kesehatan pada masyarakat. Menjamin setiap masyarakat terpenuhi kebutuhannya akan pelayanan kesehatan," kata pria yang juga baru saja dinyatakan lolos menjadi anggota Dewan Pendidikan Kota Bekasi ini. Senin(16/12/2019)

Masyarakat bisa menilai kelompok mana yang berpihak pada rakyat. Pihak-pihak yang selama ini menghambat keberlanjutan pelayanan kesehatan berbasi KS-NIK.

Rakyat akan memberikan sanksi sosial dan politik kepada pihak-pihak menghambat pelayanan kesehatan daerah berbasis KS-NIK. 

"Tentu publik akan mencatat entitas politik mana saja di DPRD yang tidak pro terhadap pelayanan kesehatan daerah. Saya kira publik sudah cerdas. Rakyat akan memberikan sanksi kepada entitas politik tidak berpihak pada rakyat," katanya.

Ariyanto Hendrata menegaskan sikap politik Partai Gelora Indonesia Kota Bekasi mendukung segala program yang pro pada rakyat. Termasuk didalamnya program kesehatan daerah berbasis KS-NIK. Hal ini sejalan dengan semangat konstitusi negara yang menjamin segenap tumpah darah Indonesia.

"Pelayanan kesehatan daerah ini sesuai spirit Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila, komitmen negara memberikan pelayanan terbaik pada rakyat termasuk didalamnya pelayanan di bidang kesehatan," jelas Ariyanto Hendrata saat melakukan jumpa media. (mad)
Bagikan:

Komentar

<---PASNG IKLAN--->
<---PASANG IKLAN--->