|
Menu Close Menu

Heboh, Kadisdik Jabar Larang Pelajar Bikin Acara Valentin Day

Rabu, 12 Februari 2020 | 07.07 WIB

inijabar.com, Bandung– Dinas Pendidikan Jawa Barat melarang pelajar menggelar perayaan Valentine. Kebijakan ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan dilakukan oleh pelajar di Jabar termasuk siswa SMA, SMK, SLB, saat tanggal 14 Pebruari 2020.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar Hj. Dewi Sartika mengeluarkan surat edaran, Selasa (11/2/2020) kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan dari Wilayah I-XIII, melarang perayaan hari valentine.

Edaran ditembuskan ke Gubernur Jabar, Wakil Gubernur Jabar, pimpinan daerah di 27 kabupaten/kota di Jabar, Sekretariat Daerah Prop. Jabar, Asisten Pemerintah, Hukum dan Kesejahteraan Sosial Setda Jabar, Kepala Dinas Pendidikan di 27 Kabupaten/Kota serta Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB di Jabar.

Selain itu, para Kepala Cabang Dinas, kepala sekolah, pengawas, guru melakukan pemantauan kegiatan para siswa. Juga menghimbau Kepala Dinas Pendidikan di 27 Kabupaten/Kota di Jabar, menginstruksikan hal serupa kepada kepala sekolah jenjang SD dan SMP untuk memantau siswanya. 

Propaganda budaya barat yang bertentangan dengan budaya Indonesia, bahkan khalayak umum juga sudah tahu, bahwa tanggal tersebut bertepatan dengan perayaan hari valentine (hari kasih sayang).

"Selain bertentangan dengan budaya Indonesia, juga banyak hal negatif yang bisa merusak moral generasi muda Indonesia,"ujar Kadisdik Jawa Barat Hj Dewi Sartika. Rabu (12/2/2020).

Dia menambahkan, tidak sedikit mereka salah kaprah dalam mengungkapkan rasa kasih sayangnya. Apalagi kalau sudah melanggar norma agama dan budaya di tanah air. 

"Pelarangan tersebut tentunya untuk melindungi generasi bangsa Indonesia dari hal negatif, serta menjaga moral anak agar tidak terbawa pada budaya yang buruk dan merusak tatanan kehidupan ,"pungkasnya.(An).
Bagikan:

Komentar