Ngeri! Jalur Pantura Subang Berlubang inijabar.com
|
Menu Close Menu

Ngeri! Jalur Pantura Subang Berlubang

Kamis, 13 Februari 2020 | 12.46 WIB

inijabar.com, Subang - Sejumlah titik ruas jalur Pantura Pamanukan - Sukasari Kabupaten Subang mengalami kerusakan cukup parah.

Kerusakan jalan berupa lubang dan gelombang tersebut terjadi setelah wilayah Pantura dari awal hingga pertengahan Februari kerap diguyur hujan lebat.

Beberapa titik yang mengalami kerusakan itu di antaranya yang paling parah ada di jalur Pantura Dusun Bugel Desa/Kec.Sukasari Subang.

Akibat rusaknya jalur Pantura dikawasan Sukasari dan Pamanukan kecelakaan pun hampir tiap hari terjadi khususnya di malam hari yang kebanyakan menimpa kendaraan roda dua atau pengendara motor yang banyak terjatuh.

Romi salah seorang pengendara motor mengaku cukup prihatin dan mengerikan melihat jalan berlubang dan bergelombang dikawasan jalur Pantura Sukasari.

"Di dusun Bugel ini kerusakan jalan Pantura parah banget selain bergelombang juga aspalnya bekelupas hingga menyebabkan jalan berlubang,"ujar Romi.

Kondisi jalan bergelombang dan berlubang ini sangat membahakan bagi pengendara motor dan bisa berakibat fatal.

"Bila motor dalam keadaan kencang dan masuk lubang tersebut pasti bakal terjatuh dan tidak kebayang disaat jatuh ada mobil dibelakang apalagi sampai kelindas, sungguh mengerikan," katanya.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Pamanukan Ipda Geeta menghimbau kepada para pengguna jalan dijalur Pantura khususnya pengendara roda dua agar berhati-hati mengingat kondisi jalan dijalur Pantura dalam keadaan rusak.

"Dengan kondisi jalan dijalur Pantura yang berlubang dan bergelombang yang terjadi dibeberapa titik, membutuhkan kewaspadaan dari para pengendara motor khususnya, agar kecelakaan akibat jalan rusak dan berlubang tersebut bisa dihindari,"kata Kanit Lantas Polsek Pamanukan Ipda Geeta, Kamis pagi (13/2/2020).

Menurut dia, kerusakan jalan di Jalur Pantura seperti lubang, jalan bergelombang, retak, selain sering diguyur hujan juga karena tak kuat menahan beban kendaraan besar.

"Aspal jalan banyak yang terkelupas, akibat sering diguyur hujan dan ditambah beban berat muatan kendaraan yang melintasi jalur Pantura,"ucapnya.

Maka dari itu, saya imbau kepada para pengendara di jalur Pantura agar berhati-hati karena saat ini musim hujan dan mulai banyak jalan yang rusak, terutama bagi pengendara sepeda motor harus wasapada dan hati-hati terhadap lubang.

"Kurangi kecepatan,tetap tertib berkendara demi keselamatan bersama dan tetap waspada saat berkendara di jalur Pantura yang saat ini kondisinya rusak berlubang dan bergelombang,"pungkasnya.(AN)
Bagikan:

Komentar