|
Menu Close Menu

Wartawan Media Online Ini Diserang Orang Saat Meliput Proyek Penambangan Pasir

Senin, 09 Maret 2020 | 05.13 WIB
Deni Irawan sedang mendapatkan perawatan di sebuah klinik usai diserang sejumlah orang.
inijabar.com, Palembang-  Seotang wartaean media online di Banyuasin mengalami luka-luka akibat dugaan pengeroyokan yang disinyalir dilakukan oleh petugas keamanan dari sebuah perusahaan  PT Lintang.

Kejadian bermula saat Deni Irawan (ir) salah satu wartawan dari media adaberitanet.com, Saat itu Deni Irawan sedang melakukan peliputan dilokasi penambangan pasir di Desa Lebung dan Rantau Harapan Kecamatan Rantau Bayur Kab. Banyuasin.

Guna melakukan investigasi terkait adanya keluhan masyarakat hampir dua tahun adanya penambangan pasir di desa namun tidak jelas kontribusinya seperti apa kemasyarakat.

"Menindaklanjuti keluhan masyarakat Desa Lebung terkait adanya aktifitas penambangan pasir hampir dua tahun ini berlangsung tidak jelas kemana kontribusinya ke desa, namun setibanya di dusun gemanpo Desa Rantau harapan saat sedang mengambil gambar dari atas perahu datang Speedboat dengan kecepatan tinggi menabrak perahu yang saya naiki," kata Deni Irawan pada media, Minggu (8/3/2020).

Akibat benturan dwngan Speedboat tersebut sambung ir dirinya langsung terpental ke sungai, untung handphone tidak terlepas dari tangan, tidak cukup disitu pelaku lebih kurang enam orang secara biadab membabi buta langsung mengeroyok, memukul, menendang berkali.

"Saya berusaha berpegangan di ujung perahu, melihat saya masih memegang Handphone (Hp) beberapa pelaku langsung memukul dengan mengunakan besi behel bergagang bambu berkali - kali ke katangan kiri saya, sampai hp saya terlepas masuk ke dalam sungai," jelasnya sambil meringis kesakitan seusai dilakukan penanganan medis di klinik Revalisa pangkalan balai.

Atas kejadian tersebut Denni Irawan mengalami luka robek jari tangan tangan sebelah kiri, lembam di kepala bagian kiri, ngilu di bagian bahu sebelah kiri dan telah melaporkan kejadian tersebut ke SPK Mapolres Banyuasin. berharap pelaku dapat ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

Sementara, Ketua IWO Sumsel, Sonny Kushardian, mengatakan,  pihaknya sangat mengecam adanya aksi kekerasan dan pengeroyokan yang dinilai pihaknya sangat biadab terhadap Deni Irawan (ir) salah satu wartawan dari media online adaberitanet.com yang sedang melakukan peliputan penambangan pasir di Lebung dan Rantau Harapan Kecamatan Rantau Bayur Kab. Banyuasin. Guna melakukan investigasi terkait adanya keluhan masyarakat hampir dua tahun.

"Kami menuntut polisi bisa bekerja optimal untuk menciptakan rasa aman pada warga Banyuasin, utamanya kalangan jurnalis karena dalam melaksanakan tugasnya wartawan dilindungi hukum yakni UU no 40 Tahun 1999. Jadi untuk itu kita meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku pengeroyokan terhadap wartawan dan mengusut tuntas atas kejadian tersebut, bila tidak mampu, kami secara terbuka akan menyatakan mosi tidak percaya pada Kapolda Sumsel," ujar Sonny..(*/ IWO Sumsel)
Bagikan:

Komentar