|
Menu Close Menu

Tokoh Masyarakat Desa Wangunharja Pun Ikut Peduli Bagikan Sembako

Sabtu, 11 April 2020 | 13.47 WIB

inijabar.com, Kabupaten Bekasi - Salah satu tokoh masyarakat Desa Wangunharja, H.Enjum El Dabo, dibantu dari kepolisian Polres Metro Bekasi dan TNI membagikan ribuan paket sembako kepada masyarakat dan buruh yang bekerja di seputar Kawasan industri .

Dalam kegiatan pembagian sembako berjalan tertib dan menjaga jarak,tidak berkerumun. Menurut H. Enjum kegiatan ini dilakukan semata untuk membantu masyarakat dalam menghadapi situasi Covid-19 , sehingga sedikit bisa mengurangi beban yang dirasakannya. 

"Ditargetkan kemungkinan Kabupaten Bekasi Akan memasuki Zona Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan mudah-mudahan bisa menginspirasi untuk yang lainnya "paparnya.

Untuk menghadapi pandemi ini H. Enjum mengajak untuk merapatkan kebersamaan berjibaku dalam memutuskan mata rantai dalam penyebaran Covid-19.

"Saya berterimakasih dan mengapresiasi kepada Tim Gugus Desa Wangunharja dalam kegiatan ini,"tuturnya.

Untuk kegiatan pembagian sembako ini difokuskan kepada lanjut usia(lansia) dan pekerja informal yang tepat sasaran di Desa Wangunharja.

H. Enjum didampingi tokoh pemuda, Mia El Dabo ikut langsung dalam kegiatan membagikan paket sembako ke rumah warga sekaligus melakukan penyemprotan disinfektan.

Mia berharap masyarakat berjibaku menghadapi pandemi ini. Semenjak pemberlakuan isolasi mandiri pemerintah menganjurkan masyarakat untuk berada di rumah, berdampak pada pekerja informal. 

"Kita harus bersama-sama menghadapi pandemi, apalagi Kabupaten Bekasi merupakan wilayah industri terbesar di Asia tenggara, kepedulian harus ditingkatkan ,agar Kabupaten Bekasi terbebas dari Corona,"harapnya.

Mia menjelaskan, ada pedagang UMKM tutup usahanya karena semenjak pandemi Covid -19 pendapatan turun drastis.

"Sebelum ini kita sudah bagikan sekitar 500 paket sembako dan membagikan masker bersama Gugus tugas Desa Wangunharja kepada pengendara yang tidak mengenakan masker.

Salah satu pedagang pecel lele Nia mengaku selama ini pendapatan sangat turun drastis semenjak adanya wabah ini, namun dirinya tetap dagang untuk mencukupib GM kebutuhan sehari-hari.

"Mudah-mudahan wabah ini cepat berlalu jadi kegiatan normal kembali , sehingga bisa menutupi kebutuhan keluarga,"paparnya. (UG)
Bagikan:

Komentar