Terancam Tak Bisa Pulang, 58.873 Jemaah Umroh dari Indonesia Masih di Arab Saudi

Redaktur author photo
Jamaah Umroh asal Indonesia masih berada di Bandara di Arab Saudi

inijabar.com, Jakarta-  Kementerian Haji dan Umroh mencatat ada sekira 58.873 jemaah umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi terancam tidak bisa pulang ke tanah air akibat sejumlah bandara dari dan ke Timur Tengah ditunda.

Kondisi Timur Tengah yang sedang mencekam usai saling serang roket-roket tempur udara antara Amerika-Israel terhadap Iran.

Data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), saat ini tercatat sebanyak 58.873 jemaah umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Puji Raharjo, mengonfirmasi bahwa pemerintah terus melakukan monitor secara intensif terkait dinamika situasi regional tersebut.

"Kami mengimbau kepada seluruh jemaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini," ujar Puji Raharjo dalam keterangan tertulis Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah RI.

Puji mengatakan, keselamatan jamaah merupakan prioritas utama. Dia juga memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kantor Urusan Haji (KUH), KJRI Jeddah, serta KBRI Riyadh untuk memastikan setiap perkembangan situasi di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

"Kemenhaj terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keamanan dan keselamatan jemaah umrah Indonesia tetap menjadi prioritas utama," terangnya.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini