inijabar.com, Jakarta – Nama Fadia Arafiq kembali menjadi sorotan publik setelah dikabarkan terseret dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Salah satunya Bupati,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Fadia Arafiq saat ini dalam proses dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk dilakukan pemeriksaan secara lebih lanjut.
Sosok Fadia Arafiq, S.E., M.M., yang lahir dengan nama Laila Fathiah pada 23 Mei 1978, dikenal sebagai politikus Partai Golkar sekaligus Bupati Pekalongan periode 2021-2024 dan 2024–2030.
Sebelum menduduki kursi orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan, Fadia pernah menjadi Wakil Bupati Pekalongan pada periode 2011–2016.
Dalam kontestasi politik 2024, Fadia kembali maju sebagai calon Bupati Pekalongan berpasangan dengan H. Riswadi, diusung Partai Golkar.
Selain dikenal sebagai politisi, Fadia juga memiliki latar belakang di dunia hiburan. Ia merupakan putri dari pedangdut senior Indonesia, A. Rafiq. Mengikuti jejak sang ayah, Fadia sempat berkarier sebagai penyanyi dangdut sebelum aktif di dunia politik.
Di lingkungan keluarga, Fadia merupakan anak keenam dan kakak dari Fairuz A Rafiq. Salah satu saudaranya yang juga terjun ke dunia politik adalah Fadh A. Rafiq, yang diketahui aktif di Partai Golkar.
Karier politik Fadia terbilang cukup panjang di Pekalongan. Ia dikenal sebagai figur yang memiliki basis dukungan kuat di wilayah tersebut, terutama sejak menjabat sebagai wakil bupati hingga akhirnya dipercaya memimpin daerah sebagai bupati.
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru per 30 Maret 2025 mencatat total kekayaan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebesar Rp85.623.500.000. Data tersebut diumumkan kepada publik pada 27 Juni 2025.
Kabar mengenai dugaan OTT oleh KPK ini pun menjadi perhatian luas, mengingat posisinya sebagai kepala daerah dan latar belakang keluarganya yang cukup dikenal publik. (*)





