|
Menu Close Menu

Tawuran Antar Warga 2 Desa di Kecamatan Gunungjati 10 Rumah Rusak

Minggu, 14 Juni 2020 | 20.36 WIB

inijabar.com, Kabupaten Cirebon- Saling serang antar warga pada hari Minggu (14/6/2020) pagi pukul 04.05 WIB di perbatasan antara warga Blok Larik Desa Sirnabaya, Kecamatan Gunungjati dan Blok Pabean Desa Purwawinangun, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. 

Kaur Pemerintahan Desa Sirnabaya Komarudin menceritakan kejadian awal Pukul 03.30 WIB terdengar letupan petasan sekali yang berasal dari Blok Pabean yang diarahkan ke Blok Larik.

Namun hal itu masih bisa diredam oleh para sesepuh Blok Larik agar tidak terpancing untuk membalas. 

"Tapi pada Pukul 04.05 WIB, terjadi letupan petasan berkali-kali yang diarahkan ke Blok Larik, diiringi teriakan serbu disertai sekelompok pemuda Blok Pabean bergerak menuju Blok Larik sambil membunyikan kembang api yang diarahkan ke Blok Larik," ucap Komarudin pada media. Minggu (14/6/2020).

Petugas keamanan, kata dia, didampingi sesepuh Blok Larik tetap menghimbau untuk tidak terpancing, tetapi karena merasa banyak rumah Blok Larik yang pecah.

"Sehingga himbuan dari petugas tidak dihiraukan dan terjadilah aksi tawuran dengan disertai lemparan batu dan anak panah," jelasnya. 

Petugas dari unsur Brimob dan Dalmas Cirebon Kota mencoba untuk melerai dengan mengeluarkan tembakan gas air mata tetapi malah petugas diserang dengan lemparan batu dan serangan petasan kembang api.

"Namun aparat keamanan tetap bertahan, hingga aparat keamanan berhasil memukul mundur kedua belah pihak," tuturnya.

Lanjut Dia,  pada Pukul 06.00 WIB, terjadi aksi tawuran susulan yang dipicu lemparan petasan dan batu serta anak panah dari Blok Pabean ke Blok Larik yang memicu aksi balasan dari warga Blok Larik. 

Penjagaan dari pihak aparat keamanan berhasil memukul mundur kedua belah pihak dan untuk sementara situasi kembali kondusif namun masih ada kumpulan warga dari kedua belah pihak. 

"Aparat gabungan masih berjaga jaga untuk mengantisipasi tawuran kembali sambil melakukan penyisiran," pungkasnya.

Sementara itu, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa tetapi kerugian materil seperti 10 rumah rusak berat dan ringan, satu unit komputer milik Hj. Nadisa warga Blok Larik hilang dijarah. 

Tidak ada korban jiwa, beberapa orang warga korban luka dari kedua bela pihak mengalami luka terkena anak panah dibagian kaki dan lemparan batu hingga dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan. (Fii)
Bagikan:

Komentar