|
Menu Close Menu

Zainul Miftah Ajak Pengurus Bersatu Memikirkan Solusi Soal Aset Golkar

Kamis, 06 Agustus 2020 | 17.03 WIB

inijabar.com, Kota Bekasi- Masih terkait polemik di tubuh Partai Golkar Kota Bekasi yang terus memanas pasca ditundanya Musda ke V Partai Golkar Kota Bekasi.

Ketua Himpunan Pengusaha Kosgoro (HPK) Kosgoro 57 Kota Bekasi, H. Zainul Miftah mengajak semua kader Partai Golkar dari PL (pengurus kelurahan) dan PK (pengurus kecamatan) untuk bersatu memikirkan soal kantor partai. 

"Soal gedung, ayo kita sama bersatu dari jajaran pengurus dan PK PL menuntut gedung Golakar di jual belikan. Notabene bagian aset DPP. Ayo mari semun jajaran pengurus DPD sampai Pengurus PK dan PL bersatu melakukan perubahan di tubuh DPD PG Kota Bekasi. Sehingga keedepan nya DPD partai Golkar tidak lagi terbelenggu oleh persoalan yang membuat kita semua jadi serba ketakutan,"ajak HZM. Kamis (6/8/2020).

Mengenai Asset Gedung DPD Partai Golkar Kota Bekasi, sambung Zainul Miftah, kita harus sama-sama clear and clear yang clear and clear yang seperti apa?.

"Jangan sampai clear and clear jadi masalah. Bentuklah kejelasan bahwa Partai Golkar ini punya wadah, punya rumah, ini loh rumah kita. Jangan sampai belasan tahun rumah kita ternyata ada di orang dan tidak jelas, itu harus dipertegas. Saya H. Zainul Miftah ingin bersatu bersama-sama khususnya kepada Ketua DPD ayuk bersama-sama selesaikan dan cari solusi yang luar biasa untuk menyelesaikan masalah Asset tersebut," terangnya. 

Jika kita memang diperkenankan untuk saling kerjasama, kata Zainul Miftah, ya kita rasa semua tim, semua kader mau bersatu untuk mengembangkan Partai Golkar Kota Bekasi kedepannya. 

"Dengan adanya Oligarky, Dinasty dan Mosi Ketidakpercayaan, bagi kita wajar-wajar saja. Entah itu PK (Pengurus Kecamatan) siapa-siapa pun, artinya sebenarnya semua PK itu harus Jujur dan harus berani mengambil sikap atas ketidak enakkan, ketakutan dan lain sebagainya. Karena hidup itu yang tidak enak ketika kita masuk neraka. Kita masuk surga baru enak. Ketakutan dengan si A, si B, kita harus sama-sama berani, harus kita sikapi untuk maju bersama-sama," tegas H. Zainul Miftah.(*)


 
Bagikan:

Komentar