|
Menu Close Menu

3 Calon Ketua Golkar Kota Bekasi Sepakat Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras ke Kepolisian

Rabu, 09 September 2020 | 23.09 WIB

inijabar.com, Kota Bekasi- Peristiwa naas yang dialami Wakil Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Bekasi Barat Fathoni yang disiram air keras dari orang tak dikenal pada Sabtu (5/9/2020) sekitar pukul 02.00 Wib. 


Hingga saat ini belum juga ada titik terang terkait siapa pelaku. Sayangnya dari pihak keluarga pria berusia sekitar 60 tahun yang akrab disapa Baba Toni tidak mau melaporkan kasus tersebut ke petuga kepolisian. 


Akibatnya asumsi liar diantara kader berkembang liar. Pasalnya menjelang Musda ke V Partai Golkar Kota Bekasi akan digelar dalam bulan ini. 


Tiga kandidat calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bekasi periode 2020-2024 yakni H. Zainul Miftah, Ade Puspita Sari, dan Nofel Saleh Hilabi sepakat dan berharap kasus ini diusut tuntas.pihak kepolisian agar terang benderang. 


"Sebaiknya memang diusut pihak berwajib agar terang benderang siapa pelakunya. Kalau seperti ini kanl jadi tidak menimbulkan syak wasangka diantara kader Golkar,"ucap Ketua Pengusaha Kosgoro Kota Bekasi H.Zainul Miftah. Rabu (9/9/2020).


Senada dikatakan Plt Ketua DPD Partai Gokkar Kota Bekasi Ade Puspitasari yang mengaku tidak tahu kronologis kejadian tersebut. 


 “Sampai saat ini saya tidak tahu pasti kejadiannya seperti apa dan latarbelakang pelaku begitu tega menyerang kader saya seperti itu. Namun saya berharap Baba Toni lekas sembuh seperti semula. Beliau kader terbaik Partai Golkar,” ujar wanita yang juga mencalonkan diri menjadi Ketua Golkar Kota Bekasi usai melakukan roadshow dan bersilaturahmi dengan pengurus dan kader Partai Golkar di tingkat Kecamatan Bantargebang  Rabu (9/9/2020). 


Sebelumnya, Nofel Saleh Hilabi menegaskan, dirinya mengaku bahwa Baba Tony merupakan pendukungnya. Dan sudah diingatkan untuk melaporkan ke pihak kepolisian. 


"Iya saya juga sudah minta Baba Toni untuk melaporkan kasus nya ke kepolisian. Agar bisa diusut dan diketahu siapa pelakunya,"tandasnya.(*)

Bagikan:

Komentar