Bawaslu Indramayu Ungkap Ada 17 Pelanggaran Selama Proses Tahapan Pilkada 2020 inijabar.com
|
Menu Close Menu

Bawaslu Indramayu Ungkap Ada 17 Pelanggaran Selama Proses Tahapan Pilkada 2020

Selasa, 22 September 2020 | 06.50 WIB


inijabar.com, Indramayu- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, selama proses dan tahapan penyelenggaran Pilkada 2020 telah melakukan penanganan 17 kasus pelanggaran yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu dari mulai KPU hingga PPS.


"Jumlah penanganan pelanggaran se-Kabupaten Indramayu berjumlah 17 kasus yang terdiri dari 8 kasus ditangani Bawaskab dan 9 kasus ditangani Panwascam," ujar Ketua Bawaslu Indramayu, Nurhadi, Senin(21/9/2020).


Menurutnya, dari 17 kasus pelanggaran yang ditangani, bersumber dari informasi laporan 2 kasus dan temuan pengawas pemilu 15 kasus. Kemudian 16 kasus selesai diproses 2 kasus diantaranya dihentikan dan 14 kasus telah diteruskan/diputuskan sementara untuk 1 kasus masih dalam proses.


Ia menjelaskan, untuk jenis pelanggaran yang telah diproses sebanyak 16 kasus diantaranya 3 kasus dugaan pelanggaran etik penyelenggara pemilu, meliputi 1 kasus dihentikan, 2 kasus diteruskan/diputuskan). 


"12 kasus dugaan pelanggaran administrasi pemilihan hasilnya 1 kasus dihentikan dan 11 kasus diteruskan, serta 1 kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN diteruskan," terangnya.


Adapun jenis pelanggaran yang masih dalam proses 1 kasus yaitu dugaan pelanggaran etik penyelenggara pemilihan yakni Panwascam Kroya.


"Kami akan terus mengawasi pelaksanaan penyelenggara pemilu termasuk penekanan pelaksanaan tahapan di masa Pandemi Covid-19," pungkasnya.(sai)

Bagikan:

Komentar