Disdik Ciamis Ikut Mendagri Tunda Proses Belajar Tatap Muka inijabar.com
|
Menu Close Menu

Disdik Ciamis Ikut Mendagri Tunda Proses Belajar Tatap Muka

Selasa, 12 Januari 2021 | 00.00 WIB




inijabar.com, Ciamis- Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis,  Asep Saeful Rahmat, menjelaskan bahwa, penundaan pembelajaran tatap muka yang sudah direncanakan pada tahun ajaran 2021 semester II terpaksa harus ditunda kembali. Pasalnya, Kabupaten Ciamis laksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Senin, (11/01/2021). 


"Sistem pembelajaran yang akan dilaksanakan yaitu, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), baik Daring atau Luring, bagi para pendidik atau Guru, harus bisa menyesuaikan dengan sistem pembelajaran jarak jauh," ungkapnya. 


Lanjut Asep, yang dimaksud dengan pembelajaran daring yaitu, pembelajaran melalui jaringan, baik pesan Whatsapp atau aplikasi lainnya yang bisa menunjang pembelajaran jarak jauh. Sedangkan, luring konotasinya jangan disamakan dengan mobile teacher atau guru keliling. 


"Luring bisa juga pembelajarannya melalui program siaran televisi, siaran radio atau melalui modul. Apabila anak kesulitan jaringan, pembelajaran bisa melalui Home visit dengan cara, satu guru ketemu dengan satu siswa, itupun harus memakai protokol kesehatan yang lengkap," jelasnya. 


Adapun pembelajaran jarak jauh, akan dilaksanakan mulai tanggal 11 sampai 25 Januari 2021, semoga saja setelah tanggal 25, kondisi Covid 19 melandai dan kebijakan Pemerintah untuk pembelajaran tatap muka bisa dilaksanakan. 


Asep menambahkan, untuk pembelajaran jarak jauh kepada Guru, jangan terlalu membebani siswanya, dalam artian, jangan terlalu memberikan materi yang tidak sesuai dengan kemampuan siswanya. Mudah-mudahan, semua mata pelajaran bisa terintegrasi melalui sistem tematik. 


Kemudian, kepada komite diharapkan mampu memberikan himbauan kepada orang tua siswa, terkait pembelajaran jarak jauh dan ditundanya pembelajaran tatap muka.


"Kami berharap orang tua siswa dapat memahami kondisi yang terjadi saat ini. Serta, bisa memperhatikan anaknya untuk tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh," pungkasnya.

Bagikan:

Komentar