Yang Lain Bersabar, Gubernur Jabar Usul Lagi 3 Daerah Baru dari Target 6 inijabar.com
|
Menu Close Menu

Yang Lain Bersabar, Gubernur Jabar Usul Lagi 3 Daerah Baru dari Target 6

Kamis, 05 Mei 2022 | 21.00 WIB




inijabar.com, Kota Bandung- Gubernur Jawa Barat kembali mengusulkan tiga calon daerah otonomi baru, yakni Kabupaten Cianjur Selatan, Kabupaten Tasikmalaya Selatan, dan Kabupaten Garut Utara.


Ridwan Kamil menyebut dalam RPJMD Jawa Barat 2018-2023, ditargetkan enam Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) diusulkan kepada pemerintah pusat.


Adapun CDPOB Kabupaten Cianjur Selatan akan memiliki 14 kecamatan dengan ibu kota Sindangbarang.


Kabupaten Tasikmalaya Selatan terdiri dari 10 kecamatan dengan ibu kota Karangnunggal, dan Kabupaten Garut Utara 11 Kecamatan dan ibu kota Cibiuk.


Usulan tiga daerah baru  tersebut sudah ditandatangani antara Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan ketua DPRD Jawa Barat saat rapat paripurna DPRD Jabar di Gedung DPRD Jawa Barat di Bandung, beberapa waktu lalu.


Ridwan Kamil menjelaskan, dengan telah dipenuhinya syarat administrasi di tingkat provinsi, langkah selanjutnya adalah berkas usulan tiga CDPOB itu akan diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri untuk dikaji.


"Tahapan selanjutnya Pemda Provinsi Jabar akan segera menyampaikan usulan itu ke pemerintah pusat,"ucapnya seperti dikutip dari Antara, Kamis (5/5/2022).


Pria yang akrab disapa kang Emil itu menambahkan, pemerintah pusat nantinya akan melakukan penilaian terhadap pemenuhan persyaratan dasar kewilayahan dan administrasi. Kemudian hasilnya disampaikan kepada DPR dan DPD. 


"Jika disetujui oleh DPR dan DPD, maka pemerintah akan membentuk tim independen,"ujarnya.


Tugas dari tim independen ini, kata dia, mengkaji persyaratan dasar kapasitas daerah yang terdiri dari tujuh parameter, antara lain, geografi, demografi, keamanan, sosial politik, adat dan tradisi, potensi ekonomi, keuangan daerah, dan kemampuan penyelenggaraan pemerintahan.


Saat ini pemerintah pusat, lanjut Emil, masih belum mencabut moratorium pemekaran daerah. Untuk itu daerah induk diminta agar memanfaatkan momentum tersebut untuk mengoptimalkan kapasitas daerah.


"Sehingga pada saat moratoriumnya dicabut, pemekaran disetujui oleh pemerintah pusat karena sudah memenuhi semua aspek kelayakan," kata dia.


Saat ini jumlah kabupaten/kota di Jawa Barat hanya 27 daerah, padahal jumlah penduduknya hampir 50 juta jiwa. Kang Emil mengatakan, jumlah ideal kabupaten/ kota dengan penduduk sebanyak itu adalah 40 daerah.


Ia yakin pemekaran daerah akan berdampak pada efektivitas penyelenggaraan pemerintah. Selain itu kecepatan kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat. Pun dengan kualitas pelayanan publik yang bisa cepat dan dekat dengan masyarakat.


 "Tentunya kualitas tata kelola pemeritahan secara umum juga akan meningkat,"tandasnya.(*)

Bagikan:

Komentar