![]() |
| Soft Launching MaPAN FC |
inijabar.com, Kota Bekasi - MaPAN FC resmi diperkenalkan kepada publik melalui program bertajuk “1 Anak 1 Bola”, sebuah gerakan yang bertujuan menumbuhkan mimpi anak-anak Indonesia untuk menjadi pemain sepak bola di masa depan.
Soft launching MaPAN FC digelar di Lapangan Bola Kranji, Bekasi Barat pada Sabtu 20 Desember 2025 tersebut selain membagikan bola sepak juga berbagi paket sembako pada masyakarat yang membutuhkan.
Manager Tim MaPAN FC Lukman Hakim mengatakan, acara Soft Launching ini dilakukan dengan sederhana namun dengan spirit olahraga yang kental.
![]() |
| Manager MaPAN FC Lukman Hakim secara simbolis membagikan paket sembako pada warga yang membutuhkan |
Acara ini, kata Lukman Hakim melibatkan anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di Kota Bekasi. Dalam kegiatan ini, setiap anak mendapatkan satu bola sepak untuk dimiliki, dijaga, dan dimainkan sebagai simbol tanggung jawab terhadap mimpi dan masa depan mereka di dunia sepak bola.
"MaPAN merupakan kepanjangan dari Masa Depan, yang merepresentasikan harapan dan cita-cita anak-anak Indonesia. Ke depan, MaPAN FC ditargetkan terbentuk di setiap wilayah di Indonesia sebagai wadah pembinaan dan motivasi generasi muda pencinta sepak bola,"terangnya pada media. Sabtu (20/12/2025)
Kedepan pembagian bola, kata Lukman Hakim menargetkan 10 ribu bola sepak akan disalurkan secara bertahap kepada anak-anak pencinta sepak bola di berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan hari itu dibarengi dengan aksi sosial. Pihak MaPAN FC membagikan 200 paket sembako kepada warga yang membutuhkan di sekitar lokasi lapangan bola sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Berbuat untuk rakyat adalah perintah Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. Karena itu, MaPAN FC hadir tidak hanya membawa semangat olahraga, tetapi juga manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Bang Alex ini.
Bang Alex juga menyampaikan, ke depan pihaknya akan menggelar launching resmi MaPAN FC yang dibarengi dengan gerakan solidaritas kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh melalui penggalangan dana.
"Program “1 Anak 1 Bola” diharapkan menjadi langkah awal membangun karakter, disiplin, dan semangat pantang menyerah anak-anak Indonesia dalam mengejar mimpi mereka, sekaligus menjadikan sepak bola sebagai sarana pembinaan sosial dan kemanusiaan,"tandasnya.(*)





