20 SD, 31 SMP, dan 27 Satuan Pendidikan Vokasi PKPLK di Garut Diresmikan Mendikdasmen

Redaktur author photo
Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat meresmikan sekolah yang telah selesai direvitalisasi

inijabar.com, Garut– Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, meresmikan 15 Sekolah Dasar (SD) dan 27 satuan pendidikan vokasi, pendidikan khusus, dan pendidikan layanan khusus (PKPLK) penerima manfaat program Revitalisasi Satuan Pendidikan, Kamis (8/1/2026). 

"Revitalisasi ini merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang dilaksanakan untuk membuat transformasi bidang pendidikan serta membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul," ujar Abdul Mu'ti, saat meresmikan satuan pendidikan di SMK Ciledug Al Musaddadiyah, Garut, Kamis (8/1/2026).

Dia mengatakan, salah unsur pendidikan unggul adalah terpenuhinya sarana dan prasarana pendidikan. Abdul Mu'ti juga menyatakan, pelaksanaan revitalisasi tahun 2025 dilakukan dengan sistem swakelola, dengan total progres 95 persen terselesaikan dari total 16.171 penerima manfaat program.

"Dengan sistem swakelola tersebut kami melakukan evaluasi bahwa hasilnya penyelesaian pembangunan sekolah sangat tepat waktu, lebih efisien, lebih bagus hasilnya, dan lebih akuntabel laporan keuangannya. Lebih dari itu, sistem ini juga dapat menyerap tenaga kerja yang besar dan mampu menghidupkan perekonomian di daerah," tuturnya.

Mu'ti menambahkan, Garut merupakan salah satu kabupaten dengan tingkat kewirausahaan yang tinggi. Oleh karena itu, ia menilai peran SMK sangat penting untuk mendorong kemajuan sector kewirausahaan dan membawa kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Garut.

"Ke depan kami telah merancang program untuk kemajuan SMK. Diantaranya itu kami akan memperbanyak SMK 4 Tahun, membentuk SMK berbasis keunggulan lokal, SMK berbasis sertifikat, serta menyiapkan para lulusan SMK untuk dapat bekerja di luar negeri," kata Mu'ti.

Sementara itu, Kepala SMK Ciledug Al Musaddadiyah, M Nasrullah Ramdhani, merasa bangga sekolahnya dapat menjadi lokasi peresmian dari sejumlah SD dan satuan pendidikan Vokasi PKPLK yang dilakukan oleh Kemendikdasmen. Ia mengungkapkan bahwa tahun 2025 sekolahnya menerima bantuan revitalitasi senilai Rp.1.5 miliar yang telah rampung pada akhir Desember lalu.

“Pada revitalisasi ini kami menerima antara lain laboratorium IPA, laboratorium computer, satu ruang kelas baru, dan toilet. Terima kasih kepada Kemendikdasmen dan seluruh pihak yang menyukseskan revitalisasi ini, bantuan ini sangat bagus hasilnya dan menjadi motivasi baru bagi kami untuk mencapai prestasi yang tinggi,” terang Nasrullah.

[cut]


Masih di acara yang sama, Kepala SLB Negeri B Garut, Nia Suniawati, mengucapkan rasa syukur sekolahnya mendapatkan bantuan Revitalisasi Satuan Pendidikan yang selama ini ia tunggu bertahun-tahun. 

Dia juga menyatakan, sekolahnya mendapatkan untuk sejumlah ruangan, antara lain ruang administrasi, ruang tata usaha, dan ruang kelas baru.

Senada dikatakan Kepala SDN 1 Pasanggrahan Sukawening Garut, Ai Mulyani yang mengaku bahagia sekolah nya diresmikan Mendikdasmen dan menjadi salah satu penerima revitalisasi tahun 2025.

"Sekolah kami telah menerima bantuan revitalisasi untuk toilet dan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Puji syukur toilet kami sebelumnya kurang layak pakai, sekarang menjadi sangat bagus dan bersih," ujar Ai.

Adapun 27 satuan pendidikan vokasi PKPLK di Kabupaten Garut tersebut meliputi yaitu SMKN 5 Garut, SMK Manbaul Huda, SMK Nuurul Muttaqin Cisurupan, SMK Kiansantang Sukawening, SMK IT Bina Nusantara, SMK TPI Al-Ghoniyyah Selaawi, SMK Setiap Bhakti Cilawu, SMK Syis Badruzzaman, SMK Ciledug Al Musaddadiyah Garut, SMK Tarbiyatul Aulad Cikajang, SMKN 10 Garut, SMK Al Ilyas Malangbong, SMK NU Al-Farisi, SMK IT Baitul Ma arif Cisewu, SMKN 4 Garut, SMK YPPT Garut, SMK Sentosa Cilawu, SMK Muhammadiyah Banyuresmi, SMK Muhammadiyah Kersamanah, PKBM An-nabawi, PKBM Intan Mandiri, SLB Putra Hanjuang, SLBN Kota Garut, SLBN Bag B Garut, SLB BC YGP Selaawi Garut, dan SLB An Nurfalah.

Selanjutnya, 15 SD di Kabupaten Garut yang diresmikan antara lain yaitu SDN 2 Karyasari Banyuresmi, SDN 4 Sukaratu Banyuresmi, SDN 4 Pataruman Tarogong Kidul, SDN 1 Mekargalih Tarogong Kidul, SDN 5 Sirnajaya Tarogong Kaler, SDIT Bhaskara Tarogong Kaler, SDIT PERSIS 99 Rancabango Tarogong Kaler, SDN 4 Sindanggalih Karangpawitan, SDN 1 Pasanggrahan Sukawening, SDN 6 Pasanggrahan Sukawening, SDIT Atmaliah Sukawening, SDN 3 Barusari Pasirwangi, SDN 4 Barusari Pasirwangi, SDIT Al Kautsar Pasirwangi, SDN 2 Padamukti Sukaresmi, SD Muhammadiyah 1 Garut, SD Muhammadiyah 2 Garut, SD Muhammadiyah 3 Garut, SD Muhammadiyah 4 Garut, dan SD Muhammadiyah 5 Garut,

[cut]


Dan 31 SMP di Kabupaten Garut yang diresmikan antara lain yaitu SMPN 1 Tarogong Kaler, SMP IT Al Juhdi, SMPN 3 Bungbulang, SMP Plus Madaarikul Ulum, SMP IT Al Minhaj Banjarwangi, SMPS IT Manbaul Huda, SMPN 1 Bayongbong, SMP IT Al Falah, SMP Plus Al Ittihad Selaawi, SMP Plus Persis Al Manar, SMPN 1 Caringin Garut, SMPN 1 Pameungpeuk, SMPIT Al Hawari, SMPN 1 Banjarwangi, SMPN 1 Cibalong, SMP IT Nurul Hidayah Cikajang, SMPN 3 Banjarwangi, SMPIT Al Kafi Byongbong, SMPIT Darul Abror, SMP IT Peradaban Al Amin, SMPN 2 Banjarwangi, SMP Darussalam Tarogong Kaler, SMP Bina Mandiri Sukamanah, SMPN 2 Samarang, SMP Plus Al Kohar Tarogong Kidul, SMPN 2 Cilawu, SMP Muhammadiyah Tarogong, SMPN 3 Cicurupan, SMP IT Miftahul Falah Cicurupan, SMP IT Al Akhtar Pakenjeng, dan SMP Islam Al Fatah Ma Sum.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini