Turn Mini Cup Kopi Sebel Pererat Silaturahmi Komunitas Tenis Meja Bekasi

Redaktur author photo


Peserta Turn Mini Cup Tenis Meja yang digelar Komunitas Pingpong Bekasi

inijabar.com, Kota Bekasi- Komunitas Pingpong Divisi 10/11 (Kopi Sebel) menggelar Turn Mini Cup Tenis Meja sebagai bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus pembinaan olahraga tenis meja di tingkat lingkungan. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 16 Januari 2026, di Taman Cikunir Indah RW 11 RT 01, Kelurahan Jaka Mulya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Ketua Komunitas Pingpong Divisi 10/11 Kopi Sebel, Alius Azis, mengatakan, turnamen ini bersifat internal dan kekeluargaan dengan melibatkan anggota yang berada di sekitar lokasi kegiatan.

“Kegiatan ini sifatnya turn mini, dilaksanakan satu hari dengan waktu yang singkat. Pesertanya tidak semua anggota, hanya yang berada di lingkungan sekitar tuan rumah,” ujarnya. Jumat (16/1/2026)

Menurut Alius, meski berskala kecil, kegiatan seperti ini penting untuk menjaga kebersamaan antaranggota komunitas yang selama ini jarang bertemu secara rutin.

“Tujuannya agar saling kenal, saling sapa. Walaupun satu komunitas, biasanya kita hanya bertemu tiga bulan sekali. Dengan kegiatan ini, kebersamaan bisa lebih terjaga,” jelasnya.

Sementara itu, Pembina Komunitas Pingpong Divisi 10/11 Kopi Sebel, Iwan Pacok, menilai perkembangan tenis meja di Kota Bekasi sejatinya sudah maju, namun masih membutuhkan peran aktif pengurus dan pemerintah daerah.

“Menurut saya sudah maju, tinggal tergantung pengurusnya. Kota Bekasi harus turun ke bawah. Kalau tidak terjun langsung melihat PTM-PTM yang ada, sulit untuk memajukan,” katanya.

Iwan menyoroti banyaknya Persatuan Tenis Meja (PTM) yang tersebar di Kota Bekasi, termasuk PTM Klanceng, namun belum sepenuhnya terakomodasi dalam program pembinaan yang terstruktur oleh PTMSI Kota Bekasi.

“Seharusnya ada program turnamen lintas PTM yang digilir. Dari situ kita bisa melihat bibit-bibit baru yang nantinya bisa dibina, minimal untuk Kota Bekasi,” katanya.

Ia juga menilai pendataan dan program pembinaan yang menyentuh PTM tingkat bawah masih belum berjalan maksimal, meski prestasi tenis meja Kota Bekasi cukup menonjol di ajang daerah.

“Padahal atlet-atlet tenis meja Kota Bekasi itu banyak dan prestasinya ada. Tinggal bagaimana pengelolaannya dibuat lebih merata,” pungkasnya.

Turn Mini Cup Tenis Meja Komunitas Kopi Sebel ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya kegiatan serupa yang berkelanjutan, sekaligus mengajak masyarakat sekitar untuk terus menghidupkan olahraga tenis meja di wilayah Bekasi Selatan.(firman)

Share:
Komentar

Berita Terkini