1 Tahun Tri-Harris, Ketua PSI Kota Bekasi Nilai Minim Terobosan Atasi Pengangguran dan Pemberdayaan Pemuda

Redaktur author photo
Ketua PSI Kota Bekasi Tanti Herawati

inijabar.com, Kota Bekasi - Memasuki satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama Wakil Wali Kota Harris Bobihoe, kritik terhadap kinerja pemerintah daerah mulai mencuat dari legislatif.

Anggota DPRD Kota Bekasi, Tanti Herawati, menilai belum ada terobosan signifikan dalam upaya mengatasi pengangguran dan memperkuat pemberdayaan pemuda selama satu tahun terakhir.

Menurut wanita yang juga menjabat Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bekasi, perhatian Pemerintah Kota Bekasi terhadap pengembangan kepemudaan masih belum optimal.

Wanita yang akrab disapa Sis Hera ini juga menyoroti belum terlihatnya program yang benar-benar fokus dan berdampak luas dalam meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta kemandirian generasi muda.

“Pemuda adalah kekuatan utama pembangunan kota. Namun kami melihat belum ada terobosan signifikan yang secara serius membuka ruang produktif, pelatihan kerja, maupun dukungan nyata bagi pemuda untuk berkembang dan mandiri,” ujar Tanti. Sabtu (21/2/2026)

Selain isu kepemudaan,  juga menyoroti persoalan pengangguran yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. Tanti mengingatkan agar kondisi tersebut tidak berdampak pada menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Ia bahkan menyinggung slogan kampanye saat Pilkada lalu, “Nyaman kotanya, sejahtera warganya”, yang menurutnya harus dibuktikan dengan kebijakan konkret dan terukur, bukan sekadar janji politik.

Tanti menegaskan pemerintah daerah perlu lebih proaktif dalam menciptakan lapangan kerja, memperkuat pelatihan tenaga kerja, serta memastikan generasi muda memiliki akses yang luas terhadap peluang ekonomi.

“Kami di DPRD siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, komunitas, dan organisasi kepemudaan untuk merumuskan solusi yang lebih terarah dan berkelanjutan. Dengan sinergi yang kuat, kami yakin persoalan pengangguran dan pemberdayaan pemuda di Kota Bekasi dapat ditangani secara lebih efektif demi masa depan generasi muda yang lebih sejahtera,” tutupnya.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini