![]() |
| Sekretaris PPP Jabar Zaini Shofari |
inijabar.com, Kota Bandung– Kepindahan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke Partai Gerindra dinilai sebagai hal yang biasa oleh Sekretaris DPW PPP Jawa Barat Zaini Shofari.
Dia juga menyebut langkah politik Dony tersebut tidak berkaitan dengan dinamika internal partai di tingkat provinsi. Pasalnya, kata Zaini, Dony itu pengurus PPP pusat, bukan Jabar.
"Kalau sekarang yang ramai di DPW Jabar, Pak Dony tidak ada urusan. Hubungan juga baik-baik saja, makanya kami menghormati dan memberikan kesempatan silakan,”kata Zaini.
Keputusan Dony, sambung dia, sepenuhnya merupakan pilihan politik pribadi yang tidak bisa diintervensi partai di tingkat wilayah.
“Ya, itu pilihan politik dan siapapun, apapun untuk menentukan pilihan politik itu adalah hak setiap warga, tidak terkecuali Pak Dony Ahmad Munir yang dibesarkan oleh PPP,”ujarnya.
Zaini memastikan partainya pada posisi tidak menghalang-halangi dan menghormati keputusan Dony tersebut meski kini memilih pindah ke partai lain.
Sebelumnya, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengungkapkan kepindahannya ke Gerindra bukan tanpa alasan.
Langkah tersebut, kata Dony, sebagai bagian dari upaya memperluas kemanfaatan dan mempercepat kesejahteraan masyarakat Sumedang.
“Iya, tujuan baik untuk kepentingan lebih besar, kemanfaatan lebih luas, kemajuan kesejahteraan Sumedang, begitu intinya,” ujarnya.
Meski DPW PPP Jabar menepis adanya kaitan dengan dinamika internal, kepindahan kepala daerah yang dibesarkan PPP ke partai lain tetap menjadi sinyal politik yang tidak bisa diabaikan, terutama menjelang kontestasi politik mendatang.




