Kompensasi Penutupan Tambang Parungpanjang Ditargetkan Tuntas Akhir Februari 2026

Redaktur author photo
Aktifitas tambang di Parungpanjang Bogor

inijabar.com, Kabupaten Bogor- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jabar, Ade Afriandi mengatakan, verifikasi faktual, ada 18.231 KK dari sekitar 22 ribuan usulan penerima kompensasi penutupan tambang sementara di kawasan Cigudeg, Rumpin dan Parungpanjang.

Sekedar informasi, Pemprov Jabar memberikan kompensasi sebesar Rp3 juta kepada warga terdampak penutupan tambang sementara di tiga kecamatan Kabupaten Bogor.

Realisasi secara bertahap, kata Ade, sudah dicairkan pada 12.614 kepala keluarga (KK). Sedangkan gelombang terakhir, sebanyak 5.517 KK yang tersisa dari hasil verifikasi faktual (Verfal), akan dikebut dan ditargetkan rampung pada akhir Februari 2026.

"Nah yang sisanya 5.617 KK itu akan berproses ya di bulan puasa, menunggu selesainya penyediaan rekening dan buku tabungan di bjb,"ungkapnya.

Ade menjelaskan, proses pemberian kompensasi penutupan tambang sementara ini terbilang panjang dan harus dilakukan secara bertahap, karena berkas administrasi yang masuk belum tertata rapi. 

Ade juga menjelaskan, usulan dari perangkat desa mengenai data warga memang berjalan lambat, sehingga memakan waktu, sampai ke proses akhir yakni penyiapan buku rekening tabungan bank bjb.

"Jadi kemarin itu banyak yang mungkin mereka ingin cepat saja prosesnya, jadi antara file yang dikirim, Kartu Keluarga dengan KTP itu tidak disusun. Misalkan nama Agus nomor 1 di KK, nah diharapkan oleh kami itu nomor 1 Agus juga di KTP-nya, jadi kita gak sulit mencari. Nah ini nomor 1 di dokumen KK Agus, di KTP-nya yang lain, jadi kan mencari dulu tuh. Jadi agak lama itu ya," ujar Ade.

Dia menargetkan proses yang panjang untuk sisa kepala keluarga penerima kompensasi, yakni 5.617 ini dapat selesai dalam waktu dekat.

"Justru kami targetkan di Februari ini selesai yang 5.617 itu. Nah sampai dengan kemarin, kan penyediaan buku ya tentu di bjb, penyediaan buku rekening ya, nah itu menunggu sedia ya. Nah mudah-mudahan di awal puasa itu sudah tersedia, dan nanti bjb akan melaporkan kesiapan penyalurannya," tandasnya.(*)

Share:
Komentar

Berita Terkini