![]() |
| Para pengungsi terdampak banjir di Aceh saat berbuka puasa bersama relawan, tenaga kesehatan dan masyarakat |
inijabar.com, Jakarta - Ratusan warga Desa Tanjung Mancang, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, berkumpul untuk berbuka puasa bersama, sebagai momen pemulihan psikososial bagi masyarakat, yang masih menata kehidupan pascabanjir besar yang menerjang wilayah tersebut.
Program Gerakan Masak dan Buka Puasa Bersama Warga (Gembira) mempertemukan warga, relawan, tokoh masyarakat, dan perwakilan pemerintah daerah dalam suasana kekeluargaan. Sejak siang hari, warga dan relawan bergotong-royong menyiapkan hidangan berbuka.
Kepala Desa Tanjung Mancang, Tengku Syaiful Bahri, menyampaikan apresiasi dalam wawancara melalui sambungan daring dari Jakarta, Jumat (20/2/2026).
"Saya mengucapkan jutaan terima kasih kepada teman-teman yang membersamai kami sejak pascabanjir hingga hari ini melalui kegiatan buka bersama," ujarnya.
Syaiful berharap, pendampingan dapat berlanjut selama bulan Ramadhan, termasuk melalui distribusi paket sembako dan bantuan untuk anak yatim piatu di desanya.
Sekitar 550 warga mengikuti kegiatan yang berlangsung hangat tersebut. Anak-anak mengikuti kegiatan belajar dan bermain, sementara orang dewasa berbincang santai di sela-sela persiapan. Master Chef, Lord Adi, turut memasak bersama warga dan berbagi pengalaman kuliner secara sederhana.
Dalam kesempatan terpisah, Perwakilan Bidang Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Muslizar, mengapresiasi kegiatan yang memberi ruang kebersamaan bagi warga terdampak.
"Masyarakat terdampak banjir bisa sedikit terhibur, melalui upaya-upaya untuk meringankan beban saat bencana," katanya dalam video daring.
Muslizar berharap, program serupa terus berjalan agar masyarakat Aceh Tamiang, dapat terbantu dan bangkit setelah bencana banjir besar yang melanda wilayah tersebut.
Sementara itu, Ketua MPU Aceh Tamiang, Ustadz Syahrizal Darwis, memberikan pesan penguatan dalam sambungan yang sama.
"Mari berusaha memberi yang terbaik bagi sesama melalui doa dan tindakan nyata. Sekecil apa pun kebaikan memiliki derajat yang tinggi di sisi Allah," pungkasnya.
Kegiatan buka puasa bersama ini menjadi bagian dari rangkaian program kemanusiaan, yang diinisiasi oleh Human Initiative untuk mendampingi pemulihan masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang. (Pandu)




