Polres Metro Bekasi Kota Tangkap 3 Pengedar Obat Ilegal di Jatiasih dan Medan Satria

Redaktur author photo
Kapolres Metro Bekasi Kota saat merazia salah satu tempat pengedar obat ilegal

inijabar.com, Kota Bekasi - Sebanyak tiga orang terduga pengedar obat keras ilegal lintas wilayah, diringkus oleh petugas gabungan saat menggelar operasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (26/5/2026) dini hari.

Diketahui, ketiga pelaku dibekuk di dua lokasi berbeda, yakni di kawasan Kecamatan Medan Satria dan Kecamatan Jatiasih.

Adapun penangkapan para pengedar obat terlarang ini bermula ketika jajaran Polres Metro Bekasi Kota bersama unsur TNI, Satpol PP, dan Brimob melakukan patroli mobile berskala besar.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Kusomo Wahyu Bintoro, menjelaskan bahwa dalam penyisiran tersebut, petugas bergerak berdasarkan aduan dan informasi dari masyarakat mengenai adanya aktivitas peredaran obat-obatan tanpa izin edar.

“Malam hari ini Polres Metro Bekasi Kota bersama Kodim, Satpol PP, dan juga Brimob melakukan patroli mobile menyisir daerah-daerah rawan, di situ kita melakukan razia,” ujar Kusomo kepada awak media.

Saat menggeledah target operasi di wilayah Medan Satria dan Jatiasih, petugas menemukan komoditas obat keras yang masuk dalam klasifikasi daftar G dalam jumlah yang cukup banyak. Obat-obatan tersebut diduga kuat diperjualbelikan secara bebas tanpa resep dokter.

“Ya, ini tadi beberapa tempat kita mengadakan kegiatan razia. Tadi antara lain ada yang menjual obat-obat terlarang. Di situ yang termasuk daftar G juga banyak tadi yang ditemukan,” kata Kusomo menambahkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di lapangan, para pelaku melancarkan aksinya dengan berbagai modus operandi untuk mengelabui petugas. Di wilayah Jatiasih misalnya, peredaran obat keras ilegal ini ditengarai jamak memanfaatkan sistem pertemuan langsung atau cash on delivery (COD).

Hingga saat ini, ketiga pelaku beserta barang bukti obat daftar G telah diamankan ke markas kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih melacak asal-usul pasokan obat-obatan terlarang tersebut beserta jaringan yang mengaturnya.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait para pelaku yang kita amankan malam ini,” pungkasnya. (Pandu)

Share:
Komentar

Berita Terkini