![]() |
| Momen saat menyantuni anak yatim dalam acara Temu Akbar |
inijabar.com, Kota Bekasi - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi 2023 Kota Bekasi, menggelar 'Temu Akbar', sebuah pertemuan silaturahmi dan syukuran massal pasca-menyelesaikan seluruh rangkaian orientasi wajib.
Forum lintas instansi ini ditujukan untuk memperkuat sinergi komunikasi, guna mengoptimalkan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.
Pertemuan perdana yang diikuti oleh sekitar 400 peserta dari gelombang ketiga tersebut, digelar secara mandiri sebagai bentuk rasa syukur atas tuntasnya masa orientasi selama 18 hari, yang terdiri dari 15 hari pembekalan daring dan 3 hari kurikulum klasikal.
Ketua Pelaksana Acara, Muhammad Ibnu Fatih Alwi, menegaskan bahwa agenda ini murni lahir dari inisiatif dan kontribusi swadaya para anggota. Ia memastikan, pelaksanaan kegiatan ini tidak membebani anggaran daerah ataupun menggunakan fasilitas dari pihak eksternal.
"Dana penyelenggaraan ini kita masing-masing dari anggota ya, masing-masing dari anggota berkontribusi. Tidak ada sama sekali dari APBD maupun dari pihak luar, hanya dari peserta saja," ujar Ibnu menjelang berakhirnya acara di Kota Bekasi, Sabtu (27/6/2026) malam.
Ibnu menjelaskan, ratusan peserta yang hadir malam ini merepresentasikan 21 angkatan dari berbagai lintas instansi di Pemerintah Kota Bekasi, mulai dari Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, aparatur kecamatan-kelurahan, Dinas Pendidikan, hingga unit kerja dinas lainnya.
Selain menjadi wadah silaturahmi formal, acara syukuran perdana ini juga diisi dengan kegiatan sosial berupa pemberian santunan kepada anak-anak yatim, serta panggung hiburan kebersamaan. Agenda ini turut dihadiri oleh perwakilan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat beserta para pembimbing orientasi.
"Temanya yang pertama pertemuan silaturahmi untuk menjaga kebersamaan teman-teman. Di situ juga ada kegiatan berbagi ya, yaitu santunan anak yatim dan juga ada hiburan," kata Ibnu menjelaskan.
Menurut Ibnu, perbedaan latar belakang instansi tempat bertugas selama ini kerap menjadi sekat komunikasi di lapangan. Melalui momentum berkumpulnya ratusan PPPK ini, diharapkan koordinasi pelayanan publik antardinas di Kota Bekasi dapat berjalan lebih solid dan responsif ke depannya.
"Tujuannya mempererat silaturahmi dan menjaga komunikasi, karena kita kan ini berbeda-beda instansinya. Jadi dengan adanya acara ini bisa saling mengenal untuk berkomunikasi dan saling bersinergi," tutur Ibnu.
Mengingat ini merupakan acara perdana yang diinisiasi oleh angkatan gelombang ketiga, pihak panitia berharap kegiatan positif serupa dapat terus diestafetkan oleh gelombang-gelombang PPPK selanjutnya, demi menjaga iklim kerja aparatur daerah yang harmonis dan akuntabel. (Pandu)



