![]() |
| Pengurus Pinbas, Rudi Malau (kiri), Penanggungjawab Pinbas, H. Acep Azhari (tengah), dan Dewan Pertimbangan MUI Kota Depok, H. Yahman (kanan). |
inijabar.com, Depok – Guna penguatan ekonomi umat, Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) di bawah naungan MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota Depok menggencarkan pengembangan bisnis syariah, salah satunya melalui pengembangan ekosistem peternakan dengan target pengadaan 300 ekor kambing.
Hal tersebut juga sejalan dengan visi PINBAS yang fokus dalam penguatan ekonomi umat melalui pengembangan bisnis syariah, pemberdayaan pelaku usaha, pendampingan UMKM, inkubasi bisnis, serta membangun kolaborasi antara masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.
Pengurus sekaligus pendiri PINBAS, Rudi Malau menyatakan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha dan PINBAS. Kata dia, dengan kehadiran program PINBAS, diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi umat yang mandiri, profesional, dan berkelanjutan.
“Sebagai langkah awal membangun bisnis riil, PINBAS memulai pengembangan ekosistem peternakan dengan target pengadaan 300 ekor kambing.
Program ini tidak hanya berorientasi pada jual beli ternak, tetapi juga mencakup pembinaan peternak, peningkatan kualitas produksi, pengelolaan usaha, hingga perluasan jaringan pemasaran sehingga memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” kata Rudi Malau kepada awak media, Jumat (26/6/2026).
Baginya, dengan dia yang kini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum KADIN Jawa Barat sekaligus bakal calon Ketua KADIN Kota Depok PINBAS juga dapat berkolaborasi dengan KADIN, MUI, pelaku usaha, dan masyarakat. Karena, kata Rudi hal itu dinilai akan menjadi langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Depok.
Selain itu, Rudi Malau mengatakan, program tersebut juga mendapat dukungan dari H. Yahman, yang merupakan Dewan Pertimbangan MUI Kota Depok, yang berpartisipasi melalui 50 ekor kambing sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung pemberdayaan ekonomi umat melalui PINBAS.
“Rapat perdana yang digelar ini menjadi momentum penting bagi para pendiri dan penggerak PINBAS untuk menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, serta mengajak berbagai pihak ikut berpartisipasi dalam membangun ekosistem bisnis syariah yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara itu terpisah, penanggung jawab PINBAS, H. Acep Azhari menegaskan bahwa usaha peternakan kambing hanya langkah awal. Ke depan, PINBAS akan mengembangkan tiga program utama lainnya, diantaranya yakni PINBAS Academy untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, PINBAS Ketahanan Pangan sebagai penguatan bisnis riil, serta PINBAS Event & Kemitraan untuk memperluas jejaring kolaborasi.
Lebih lanjut H. Acep menyampaikan, agar program tersebut dapat berjalan secara profesional dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Pihaknya juga akan menggandeng Supardi Lee untuk mengawal etiga program tersebut.
“Kami ingin membangun bukan hanya sebuah usaha, tetapi sebuah gerakan ekonomi umat yang mampu menciptakan peluang, membuka lapangan usaha, dan menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Depok melalui kolaborasi yang kuat,” terangnya.
“Dengan semangat kebersamaan. PINBAS diharapkan menjadi salah satu motor penggerak lahirnya ekosistem ekonomi syariah yang mampu memperkuat kemandirian ekonomi umat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Depok,” pungkasnya. (Risky)



