Babinsa Palasari Subang Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Redaktur author photo
Salah satu personil Babinsa Desa Palasari saat membagikan air bersih buat warga terdampak kekeringan

inijabar.com, Subang – Kepedulian terhadap warga yang terdampak musim kemarau ditunjukkan Babinsa Desa Palasari Koramil 0513/Jalancagak, Sertu Gugun Gunawan. Berkat koordinasi yang dilakukannya, sebanyak 5.000 liter air bersih berhasil disalurkan kepada masyarakat Kampung Cigintung, RT 33/RW 01, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu (8/8/2026).

Bantuan air bersih dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Subang tersebut diperuntukkan bagi sekitar 180 jiwa atau 60 kepala keluarga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau panjang.

Dalam proses pendistribusian, Sertu Gugun Gunawan turut mendampingi bersama Kepala Desa Palasari, Kasi Pol PP Kecamatan Ciater, Tagana Kabupaten Subang, kepala dusun, Ketua RT 33, Ketua RW 01, serta masyarakat setempat.

Danramil 0513/Jalancagak Kapten Inf Alexgro menjelaskan, bantuan tersebut merupakan hasil kepedulian Babinsa yang cepat merespons kondisi warga di wilayah binaannya.

"Babinsa setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat. Saat mengetahui warga mengalami kesulitan air bersih, Babinsa segera berkoordinasi dengan pihak terkait agar bantuan dapat segera disalurkan," ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Babinsa juga bertujuan memastikan proses distribusi berlangsung tertib sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Dandim 0605/Subang Letkol Czi Asep Saepudin, S.E., menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari tugas aparat kewilayahan.

"Kondisi kekeringan membutuhkan respons dan kepedulian bersama. Babinsa harus peka terhadap kondisi masyarakat serta membangun koordinasi dengan berbagai pihak agar kebutuhan mendesak warga dapat segera diatasi," tegasnya.

Menurutnya, sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, Tagana, dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi dampak musim kemarau, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Penyaluran 5.000 liter air bersih ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat Kampung Cigintung yang tengah menghadapi krisis air bersih akibat kemarau panjang. Dengan kolaborasi berbagai pihak, kebutuhan air bersih warga dapat terus terpenuhi hingga kondisi kembali normal.(SriMS)

Share:
Komentar

Berita Terkini