Bupati Pangandaran: Alhamdulillah Saya Masih Diberikan Keselamatan

Redaktur author photo
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami dipeluk warga usai selamat dari ambruknya jembatan Pongpet saat peresmian.

inijabar.com, Pangandaran- Insiden rubuhnya Jembatan Pongpet di Kabupaten Pangandaran saat acara peresmian menjadi sorotan. Jembatan yang baru saja diresmikan tersebut ambruk ketika dipadati warga yang antusias mengikuti rangkaian acara.

Di tengah kepanikan akibat kejadian tersebut, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami dilaporkan selamat. Orang nomor satu di Kabupaten Pangandaran itu kemudian menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada masyarakat yang telah mendoakan keselamatannya.

“Alhamdulillah saya masih diberikan keselamatan, kesehatan, dan kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat. Terima kasih atas doa dari semuanya,” ujar Citra Pitriyami.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah insiden yang terjadi saat jembatan digunakan warga dalam suasana peresmian.

Jembatan Rubuh Saat Suasana Peresmian

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena terjadi bukan saat jembatan digunakan dalam kondisi normal, melainkan ketika masyarakat tengah mengikuti momentum peresmian.

Antusiasme warga yang ingin berada di atas jembatan membuat jumlah orang yang berada di struktur jembatan meningkat. Kondisi tersebut diduga menyebabkan beban yang diterima konstruksi melebihi kapasitas.

Jembatan Pongpet diketahui memiliki panjang sekitar 60 meter. Sesaat setelah prosesi peresmian, puluhan warga berada di atas jembatan secara bersamaan.

Situasi kemudian berubah menjadi kepanikan ketika bagian konstruksi jembatan mengalami kerusakan hingga akhirnya rubuh.

Dandim Pangandaran Akui Ada Kelalaian

Komandan Kodim (Dandim) 0625/Pangandaran Letkol Czi Citra Kurniawan sebelumnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kejadian tersebut.

Ia mengakui terdapat kelalaian dari pihak panitia karena tidak melakukan pembatasan terhadap jumlah warga yang berada di atas jembatan.

Menurutnya, suasana peresmian dan tingginya antusiasme masyarakat membuat pengawasan terhadap kapasitas jembatan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Pengakuan tersebut menjadi sorotan tersendiri. Sebab, aspek keselamatan semestinya menjadi perhatian utama dalam kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar, terlebih ketika kegiatan berlangsung di atas sebuah struktur jembatan.

Bupati Selamat, Evaluasi Keselamatan Jadi Sorotan

Keselamatan Bupati Pangandaran dalam insiden tersebut menjadi salah satu hal yang disyukuri. Namun, peristiwa ini juga menyisakan pertanyaan mengenai kesiapan pengamanan dan pengendalian massa saat prosesi peresmian berlangsung.

Insiden tersebut menjadi pengingat bahwa kegiatan peresmian infrastruktur yang dihadiri masyarakat membutuhkan perencanaan keselamatan yang matang, termasuk pengaturan jumlah orang yang diperbolehkan berada di atas konstruksi.

Publik kini menunggu evaluasi menyeluruh terkait penyebab rubuhnya jembatan, kondisi konstruksi, kapasitas beban, serta mekanisme pengamanan selama acara peresmian.

Yang jelas, kejadian ini tidak hanya menyisakan kepanikan, tetapi juga menjadi bahan evaluasi penting agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi pada kegiatan peresmian infrastruktur lainnya.

Share:
Komentar

Berita Terkini