![]() |
| Camat Sukadana saat memberikan sambutan di acara Tradisi Adat Merlawu di Desa Ciparigi |
inijabar.com, Ciamis – Tradisi adat Merlawu di Desa Ciparigi, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, mendapat apresiasi dari Camat Sukadana, Yanti Heryani. Menurutnya, tradisi yang sarat nilai kebersamaan tersebut harus terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai identitas budaya sekaligus potensi desa wisata.
Dalam sambutannya, Yanti Heryani mengaku bangga dapat menghadiri upacara adat Merlawu. Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga karena baru kedua kalinya mengikuti tradisi adat sejak bertugas di Kecamatan Sukadana.
![]() |
| Acara Tradisi Adat Merlawu |
"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Ciparigi. Kehadiran kami di acara ini menjadi kebanggaan tersendiri dan semoga membawa semangat bagi masyarakat untuk terus menjaga budaya leluhur," ujarnya.
Yanti menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya, Merlawu merupakan tradisi makan bersama keluarga yang diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur. Menurutnya, tradisi tersebut memiliki makna mendalam sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas segala limpahan rezeki.
"Tradisi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi mengandung nilai-nilai luhur, gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur yang harus terus diwariskan kepada generasi muda," katanya.
Ia menilai Kecamatan Sukadana memiliki kekayaan adat, budaya, dan kehidupan keagamaan yang masih terjaga dengan baik. Karena itu, pelestarian tradisi Merlawu dinilai penting agar menjadi identitas masyarakat Desa Ciparigi yang dikenal hingga ke luar daerah.
"Saya berharap tradisi ini terus dijaga sehingga menjadi identitas masyarakat Desa Ciparigi dan bisa diperkenalkan kepada dunia luar," ungkapnya.
Lebih lanjut, Yanti juga mengungkapkan keinginannya agar Kecamatan Sukadana kembali memiliki desa wisata yang aktif. Menurutnya, potensi budaya yang dimiliki Desa Ciparigi dapat menjadi modal besar dalam mengembangkan wisata berbasis edukasi dan budaya.
"Dulu Sukadana pernah memiliki desa wisata, namun kini sudah mati suri. Ke depan saya berharap ada desa wisata yang kembali bangkit, dan saya memohon arahan serta dukungan semua pihak agar potensi budaya seperti Merlawu dapat menjadi daya tarik wisata di Kecamatan Sukadana," pungkasnya.
Pelaksanaan adat Merlawu diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat pelestarian budaya lokal sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata berbasis kearifan lokal di Kabupaten Ciamis.(diki)




