Marjuki Kembali Pimpin Golkar Bekasi, Kantor DPD Jadi Ujian Periode Kedua

Redaktur author photo
H.Akhmad Marjuki Ketua DPD Golkar Kabupaten Bekasi periode 2026

inijabar.com, Kabupaten Bekasi- Terpilihnya kembali H. Akhmad Marjuki secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI yang digelar di Ballroom Nuansa Hotel Cikarang Selatan pada Senin (24/8/2026)

Di balik mulusnya proses aklamasi, publik kini menanti satu janji politik yang selama ini belum benar-benar terwujud, yakni pembangunan kantor sekretariat permanen DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi.

Marjuki menegaskan bahwa pembangunan kantor DPD kini sudah memasuki tahap proses. Pernyataan itu menjadi salah satu komitmen penting yang disampaikan usai dirinya kembali dipercaya memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut.

Secara politik, keberadaan kantor sekretariat bukan sekadar pembangunan fisik. Kantor partai merupakan simbol eksistensi, pusat konsolidasi kader, hingga tempat lahirnya berbagai strategi politik menjelang kontestasi Pemilu maupun Pilkada.

Kantor DPD Jadi Simbol Keseriusan

Selama bertahun-tahun, wacana pembangunan kantor DPD Golkar Kabupaten Bekasi terus bergulir. Kini, ketika Marjuki kembali memperoleh mandat, janji tersebut memasuki fase pembuktian.

Jika pembangunan benar-benar selesai pada periode kedua, hal itu akan menjadi salah satu warisan penting kepemimpinannya. Sebaliknya, apabila kembali tertunda, janji tersebut berpotensi menjadi catatan yang terus menghantui kepengurusan Golkar Kabupaten Bekasi.

Apalagi, Golkar merupakan salah satu partai besar yang memiliki sejarah panjang di Kabupaten Bekasi dengan jaringan kader hingga tingkat desa.

Konsolidasi Internal Lebih Penting

Selain pembangunan kantor, Marjuki juga menegaskan fokus utamanya adalah memperkuat konsolidasi organisasi hingga akar rumput. Langkah ini dinilai penting mengingat dinamika politik menjelang Pemilu 2029 dipastikan mulai menghangat dalam beberapa tahun ke depan.

Soliditas internal menjadi modal utama bagi Golkar untuk mempertahankan bahkan meningkatkan pengaruh politiknya di Kabupaten Bekasi. Tanpa organisasi yang kuat, pembangunan kantor sekalipun tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap kekuatan elektoral partai.

Periode Kedua Penuh Tantangan

Musda XI berlangsung relatif kondusif dan menghasilkan aklamasi. Situasi itu menunjukkan soliditas elite partai masih terjaga. Namun tantangan sesungguhnya justru dimulai setelah Musda berakhir.

Publik akan menilai bukan dari proses pemilihan ketua, melainkan dari realisasi program yang dijanjikan. Pembangunan kantor DPD, penguatan kaderisasi, serta konsolidasi hingga tingkat desa menjadi ukuran keberhasilan kepemimpinan Marjuki dalam lima tahun ke depan.

Kini, bola berada di tangan kepengurusan baru. Janji pembangunan kantor DPD Golkar Kabupaten Bekasi bukan lagi sekadar wacana, melainkan komitmen yang akan terus diawasi kader maupun masyarakat. Periode kedua H. Akhmad Marjuki akan dikenang bukan karena terpilih secara aklamasi, tetapi dari seberapa besar janji-janji tersebut benar-benar diwujudkan.(novie)

Share:
Komentar

Berita Terkini