![]() |
| Ratusan peserta seleksi Persipasi U 17 |
inijabar.com, Kota Bekasi – Persipasi kembali membuka peluang bagi lahirnya bintang-bintang sepak bola masa depan melalui seleksi terbuka pemain untuk menghadapi Piala Soeratin U-17 2026.
Seleksi yang digelar di Lapangan Laskar Titian Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, berlangsung mulai 29 Juli hingga 5 Agustus 2026.
Antusiasme peserta begitu tinggi. Sebanyak 220 pemain muda dari berbagai daerah dan klub sepak bola mengikuti proses seleksi demi mendapatkan kesempatan mengenakan seragam kebanggaan Persipasi.
Selama seleksi berlangsung, tim pelatih dan official Persipasi melakukan penilaian menyeluruh terhadap kemampuan teknik, kondisi fisik, pemahaman taktik, hingga mental bertanding para peserta. Dari ratusan pemain tersebut, hanya 25 pemain terbaik yang akan dipilih untuk memperkuat Persipasi pada ajang Piala Soeratin U-17 2026.
CEO Persipasi, Muhammad AR, mengatakan tingginya minat peserta menjadi bukti bahwa potensi sepak bola usia muda di Kota Bekasi dan sekitarnya masih sangat besar.
"Alhamdulillah, animo peserta sangat luar biasa. Sebanyak 220 pemain hadir dari berbagai daerah dan klub untuk mengikuti seleksi ini. Ini menunjukkan bahwa potensi sepak bola usia muda di Bekasi dan sekitarnya masih sangat besar dan perlu terus diberikan ruang untuk berkembang," ujarnya.
Menurut Muhammad AR, seleksi ini tidak hanya bertujuan membentuk tim yang kompetitif untuk Piala Soeratin, tetapi juga menjadi bagian dari program pembinaan dan regenerasi sepak bola Kota Bekasi.
"Kami ingin memilih pemain yang memiliki kualitas teknik, disiplin, karakter, dan mental bertanding yang baik. Dari proses ini nantinya akan terpilih 25 pemain terbaik yang siap membawa nama Persipasi di Piala Soeratin U-17 2026," katanya.
Ia menegaskan, Persipasi memiliki sejarah panjang sebagai salah satu klub yang konsisten melahirkan pesepak bola berkualitas. Banyak pemain asal Bekasi yang kemudian berkarier di klub-klub besar hingga memperkuat Tim Nasional Indonesia.
Karena itu, Persipasi berkomitmen menjaga tradisi pembinaan usia muda agar regenerasi terus berjalan.
"Persipasi memiliki sejarah panjang dalam pembinaan sepak bola. Dari Bekasi lahir banyak pemain yang mewarnai sepak bola nasional. Karena itu, kami ingin memastikan regenerasi terus berjalan dan kesempatan bagi talenta-talenta muda tetap terbuka lebar," ungkapnya.
Muhammad AR juga berharap sepak bola menjadi sarana membangun karakter generasi muda Kota Bekasi.
Menurutnya, melalui sepak bola para pemain tidak hanya belajar keterampilan bermain, tetapi juga disiplin, kerja keras, sportivitas, kepemimpinan, dan semangat pantang menyerah.
Piala Soeratin sendiri merupakan kompetisi usia muda paling bergengsi di Indonesia yang telah melahirkan banyak pemain profesional. Tak heran, seleksi Persipasi U-17 menjadi kesempatan emas bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Dengan proses seleksi yang masih berlangsung hingga 5 Agustus 2026, persaingan memperebutkan 25 tempat di skuad Persipasi U-17 dipastikan berlangsung sengit. Di balik kompetisi tersebut, tersimpan harapan besar agar Kota Bekasi kembali melahirkan talenta-talenta terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah, bahkan Indonesia.(*)



