![]() |
| Ratusan becak listrik bantuan dari Pemerintah dibagikan gratis untuk penarik becak konvensional. |
inijabar.com, Ciamis – Sebanyak 160 becak listrik dibagikan secara gratis kepada para pengayuh becak di Kabupaten Ciamis, Minggu (6/9/2026). Program ini ditujukan untuk membantu para pengemudi becak, khususnya yang masih menggunakan becak konvensional dan telah berusia lanjut.
Penyerahan bantuan berlangsung di Aula PKK dan halaman Pendopo Bupati Ciamis. Bantuan tersebut disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), yayasan yang didirikan dan dibina Presiden Prabowo Subianto.
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha YGSN, Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, mengatakan program pembagian becak listrik telah lebih dulu berjalan di sejumlah daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, dan kini menyasar Jawa Barat.
"160 becak ini gratis," ujar Firman. Minggu (6/9/2026)
Ia mengungkapkan setiap unit becak listrik memiliki nilai sekitar Rp22 juta. Karena itu, penerima diminta merawat bantuan tersebut dan memanfaatkannya untuk meningkatkan penghasilan keluarga.
Firman menegaskan becak listrik tidak boleh dijual, digadaikan, disewakan, maupun dipindahtangankan kepada pihak lain.
"Sesulit apa pun ekonomi Bapak, jangan dijual," tegasnya.
Ringankan Beban Pengayuh Becak
Menurut Firman, program ini lahir dari kepedulian Presiden Prabowo terhadap kondisi para pengayuh becak yang masih harus mengandalkan tenaga fisik, meski sebagian besar sudah berusia lanjut.
Dengan menggunakan becak listrik, beban mengayuh diharapkan berkurang sehingga pengemudi tetap dapat bekerja lebih nyaman dan produktif.
Selain itu, bantuan ini juga menghapus beban biaya sewa becak bagi sebagian penerima yang sebelumnya masih menyewa kendaraan untuk mencari nafkah.
YGSN juga meminta pemerintah daerah menyiapkan fasilitas pengisian daya baterai secara gratis. Dalam sekali pengisian selama sekitar satu hingga dua jam, becak listrik mampu menempuh jarak sekitar 40 kilometer.
Bupati Ciamis Ingatkan Jangan Dijual
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan bantuan tersebut diprioritaskan bagi warga berusia di atas 55 tahun yang masih menggantungkan penghasilan dari mengayuh becak.
Ia mengaku telah mencoba langsung becak listrik tersebut dan merasakan pengoperasiannya jauh lebih ringan dibandingkan becak konvensional.
"Pertama sangat mudah, sangat ringan," kata Herdiat.
Herdiat meminta seluruh penerima menjaga dan merawat bantuan tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Ia juga mengingatkan agar becak listrik tidak dijual, digadaikan, maupun dipindahtangankan.
"Ini saya kira harus betul-betul ditaati sehingga Bapak Ibu bisa membantu untuk kehidupan keluarga Bapak Ibu sendiri," ujarnya.
Di akhir acara, lima perwakilan penerima bantuan maju ke depan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas program pembagian 160 becak listrik gratis yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para pengayuh becak di Kabupaten Ciamis.(diki)



