![]() |
| Penanaman benih bawang merah varieties Permata Galuh |
inijabar.com, Ciamis- Kabupaten Ciamis kembali mencatat langkah baru dalam pengembangan sektor pertanian. CV Barokah Alam Jaya Buana resmi melakukan penanaman perdana benih bawang merah varietas Bima Berebes jenis tanaman Permata Galuh di Dusun Cikanyere, Desa Gegempalang, Kecamatan Cikoneng, sebagai upaya mendorong kemandirian benih bagi petani lokal.
Penanaman perdana ini dilakukan di lahan seluas sekitar 1 hingga 2 hektare dan ditargetkan berkembang hingga mencapai 5 hektare pada tahap berikutnya.
Direktur CV Barokah Alam Jaya Buana, Undang, mengatakan pihaknya siap menjadi mitra strategis kelompok tani dalam memenuhi kebutuhan benih bawang merah bersertifikat di Kabupaten Ciamis.
"Insya Allah ke depan kami berharap para kelompok tani, khususnya di Kabupaten Ciamis, bisa berkolaborasi dengan CV Barokah Alam Jaya Buana yang kini sudah mampu memproduksi benih sendiri. Kami siap menyediakan benih untuk para petani," ujar Undang. Rabu (9/9/2026)
Menurutnya, saat ini CV Barokah Alam Jaya Buana telah memiliki stok benih sekitar 6 hingga 7 ton yang dinilai masih mampu memenuhi kebutuhan petani bawang merah di wilayah Ciamis.
"Stok yang tersedia diperkirakan antara enam sampai tujuh ton. Insya Allah kebutuhan petani masih bisa terpenuhi, bahkan ke depan kami akan menyiapkan benih lebih banyak lagi," katanya.
Undang menegaskan bahwa benih bawang merah Bima Berebes dengan jenis tanaman Permata Galuh yang diproduksi perusahaannya telah mengantongi sertifikasi resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sehingga legalitas dan kualitas benih telah terjamin.
"Permata Galuh sudah bersertifikat langsung dari Provinsi Jawa Barat. Harapan kami, para petani di Ciamis dapat menggunakan benih lokal berkualitas dan bersama-sama meningkatkan kesejahteraan melalui kolaborasi dengan CV Barokah Alam Jaya Buana," ungkapnya.
Penanaman perdana tersebut dihadiri perwakilan Bupati Ciamis, Dinas Pertanian, unsur Kecamatan Cikoneng, serta tim Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH) Provinsi Jawa Barat.
Perwakilan BPSBTPH Provinsi Jawa Barat, Raden Yabu Cayakalbu, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong lahirnya produsen benih mandiri yang memiliki sertifikat kompetensi sesuai komoditas yang diusahakan.
"Kami terus berkolaborasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta kelompok tani agar tumbuh produsen benih mandiri yang memiliki sertifikat kompetensi sesuai komoditasnya. Harapannya, ketersediaan benih bawang merah dapat terjaga secara berkelanjutan setiap saat," jelasnya.
Dengan dimulainya penanaman perdana ini, diharapkan Ciamis mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penghasil benih bawang merah bersertifikat di Jawa Barat sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pasokan benih dari luar daerah.(edo)



