Gelar Raker, KORMI Banjar Target Mandiri Tanpa Bergantung APBD

Redaktur author photo

 

Raker KORMI Kota Banjar

inijabar.com, Banjar – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Banjar mulai menyusun arah baru pengembangan olahraga masyarakat untuk lima tahun ke depan. Hal itu dibahas dalam Rapat Kerja (Raker) pengurus yang digelar di Pangandaran, Sabtu (5/9/2026).

Raker menjadi langkah awal penyusunan road map KORMI Kota Banjar dengan fokus pada penguatan olahraga masyarakat, olahraga kreasi, dan olahraga tradisional. Selain menyusun program kerja, forum ini juga menegaskan komitmen organisasi untuk membangun tata kelola yang profesional, transparan, dan mandiri.

Ketua KORMI Kota Banjar, Dr. (Cand) Sulyanati, menegaskan organisasi harus mampu berkembang tanpa bergantung sepenuhnya pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"KORMI harus memiliki tata kelola yang transparan, akuntabel, dan mandiri sehingga mampu menjalankan program secara berkelanjutan," ujarnya.

KORMI Banjar Siapkan Road Map Lima Tahun

Dalam arahannya, Sulyanati menjelaskan penyusunan peta jalan menjadi fondasi penting untuk mempercepat pengembangan olahraga masyarakat di Kota Banjar.

Road map tersebut akan menjadi acuan dalam menjalankan berbagai program pembinaan komunitas olahraga, pelestarian olahraga tradisional, hingga peningkatan partisipasi masyarakat dalam aktivitas kebugaran.

Rangkul Tokoh Lintas Sektor dan Jaga Netralitas

Untuk memperkuat organisasi, KORMI Kota Banjar juga melibatkan berbagai tokoh masyarakat, legislator, dan sesepuh sebagai bagian dari Dewan Penyantun, Dewan Kehormatan, serta Dewan Penasihat.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus mempercepat pelaksanaan program kerja organisasi.

Meski melibatkan berbagai kalangan, KORMI menegaskan tetap menjaga netralitas organisasi dengan merangkul semua elemen tanpa membedakan latar belakang politik.

Target Mandiri Lewat Fundraising

Salah satu fokus utama KORMI Kota Banjar adalah membangun kemandirian finansial melalui penguatan bidang usaha dan fundraising.

Menurut Sulyanati, penggalangan dana akan dilakukan dengan menggali berbagai potensi pendanaan di luar bantuan pemerintah agar program organisasi dapat berjalan secara berkesinambungan.

Selain itu, sistem pengelolaan keuangan akan menerapkan prinsip good governance dengan penyusunan anggaran berbasis program serta laporan keuangan yang terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.

Dengan strategi tersebut, KORMI Kota Banjar berharap mampu menjadi organisasi olahraga masyarakat yang profesional, mandiri, dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui olahraga.(*)

KORMI Kota Banjar menggelar Raker di Pangandaran dan menyusun road map lima tahun. Organisasi menargetkan kemandirian finansial melalui fundraising tanpa bergantung pada APBD.

Share:
Komentar

Berita Terkini